Stoner: Sulit Membayangkan Kondisi Marquez

RiderTua.com – Casey Stoner, mencoba menempatkan dirinya pada posisi Marc Marquez dengan masalah penglihatan (diplopia) dan cedera lengannya. Tahun 2019, Marc Marquez dinobatkan sebagai juara dunia untuk kedelapan kalinya. Tampaknya sangat mudah baginya untuk menyalip rekor Rossi sebagai juara dunia 9 kali.. Jika tidak cedera mungkin tahun ini sudah 10 kali juara dunia (mungkin).. Hanya masalah waktu sebelum Marc melahap semua rekor yang tersisa di depannya, tetapi jatuhnya pada Juli 2020 di Jerez mengubah segalanya, bahkan ditambah kambuhnya cedera lama pada penglihatannya. Bahkan sehubungan dengan pemulihan Marquez yang panjang dengan banyak komplikasi, Stoner berujar, “Jika tidak digunakan untuk balapan, otot akan cepat drop, sepertinya mustahil membayangkan apa yang dialami Marquez, ” katanya, sambil menegaskan agar Marquez tidak boleh mengulangi kesalahan…

Pendahulunya di tim Repsol, Casey Stoner, memahami apa itu cedera… “Cedera adalah bagian dari balap, tapi saya pikir mudah bagi Marc dan saya untuk mengalihkan pikiran kami darinya,” kata pembalap Australia itu.

Casey Stoner memperingatkan bahwa Marquez tidak boleh mengulangi kesalahan, “Kita semua membuat kesalahan, kita semua menyerang terlalu keras dan kita jatuh. Itu adalah bagian dari balapan. Anda mencoba untuk mendapatkan yang terbaik dari diri Anda dan motor. Anda harus belajar darinya dan tidak selalu mengulangi kesalahan ini. hal yang paling penting,” kata Stoner menekankan.

“Ketika saya mengalami crash dalam latihan, tidak ada yang mencegah saya untuk kembali ke motor kedua. Jika set-up serupa, saya biasanya bisa melaju lebih cepat karena saya tahu di mana saya melakukan kesalahan. Saya tidak pernah khawatir. Tentu saja. Saya tidak pernah ingin jatuh. Tapi kesalahan saya sendiri tidak mengganggu saya.”

Namun kondisi Marc berbeda, “Situasi Marc berbeda… Dia menjalani pemulihan yang panjang dengan banyak komplikasi. Tentu saja itu berpengaruh. Butuh waktu baginya untuk kembali bugar secara fisik dan mental. Orang-orang selalu meremehkan waktu yang dibutuhkan untuk kembali ke kondisi semula,” kata Stoner.

casey-stoner-marc-marquez

“Otot akan cepat drop jika tidak digunakan.. Tidak ada yang bisa menyamai kondisi saat mengendarai motor MotoGP, tidak peduli seberapa keras Anda berlatih. Bahkan superbike tidak mendekati apa yang Anda alami di motor MotoGP. Jika tidak membalap, otot-otot spesifik tidak berkembang… Butuh waktu,” jelas Stoner menambahkan..

Tapi konsekuensi fisik bukan satu-satunya masalah… “Lalu ada ketakutan melukai dirinya sendiri seperti ini lagi. Sulit membayangkan apa yang harus dialami Marc,” pungkas Stoner.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page