Jika Tetap di Honda Rossi Bisa Juara Dunia Berapa Kali?

RiderTua.com – Jika tetap di Honda dan tidak pindah-pindah pabrikan seperti Mick Doohan hingga pensiun, Valentino Rossi bisa juara dunia berapa kali ya kira-kira?.. Beberapa saat lalu, Giacomo Agostini kembali berbicara tentang Valentino Rossi.. Dalam sejarah Kejuaraan Dunia, Agostini adalah pembalap yang telah menaklukkan jumlah gelar dunia terbanyak, meskipun semua tahu bahwa format balapan dulu dan sekarang berbeda. Menurut Agostini pindahnya Rossi dari Honda ke Yamaha memperlambat rentetan kemenangannya. Jika dia bertahan di Honda akan lebih banyak gelar bisa dia rengkuh ..” Ya, dengan Honda akan lebih mudah baginya (mengalahkan rekor Agostini),” katanya


Dalam sebuah wawancara Agostini kembali membicarakan hal ini. Dan menurutnya, pindah ke Yamaha memperlambat rentetan kemenangan dan gelar dunia Valentino Rossi.. “Dia mulai pada usia 16, dia memiliki kesempatan untuk mengalahkan (rekor) saya, tetapi kemudian dia mengganti bajunya (pindah dari Honda) dan kehilangan kecepatannya.. Apakah dia bertahan dengan Honda di MotoGP, katamu?.. Ya, dengan Honda akan lebih mudah baginya.. ” katanya kepada media Moto.it.

Ago juga berbicara tentang Marquez.. yang punya potensi mengejar rekornya, “Dia juga ditakdirkan untuk ini, kemudian untuk nasib buruk dan banyak lagi yang telah dikatakan … Marc, bagaimanapun, adalah masih muda dan masih bisa menyerang gelar saya…”.

Agostini yang kemudian kembali membicarakan akhir karier Valentino Rossi. Sebuah keputusan, yang tertunda selama bertahun-tahun.. “Valentino pensiun pada usia 42, pertanyaan tentang hasrat? Tidak, saya mungkin lebih jatuh cinta padanya, dengan motornya. Sebuah pertanyaan tentang karakter: ketika saya melihat bahwa saya tidak lagi menang seperti sebelumnya, dan saya akan menambahkan bahwa saya masih memenangkan sesuatu, saya merasa sedih. Mungkin juga karena bangga. Dan kemudian banyak hal mulai salah, kerusakan mesin, ban. Sebelumnya, semuanya berjalan dengan baik… mungkin, saya berkata pada diri sendiri, itu pertanda: Saya punya banyak (kemenangan), saya lolos, mungkin itu peringatan. Jika Tuhan telah memberi saya begitu banyak, mungkin sekarang Tuhan berkata kepada saya: puaslah ”.
(Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..!)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page