Puig Raja Strategi, Ancaman Serius Yamaha!

RiderTua.com – Meskipun baru mulai tahun 2018 Alberto Puig menjadi Manajer Tim Repsol Honda, Puig adalah ‘raja bermain strategi’ yang merekrut siapa pun yang menjadi atau berpotensi bisa menjadi saingan Marc atau Honda dalam jangka pendek dan dengan demikian memastikan untuk keluar barisan lawan, serta memperkuat timnya sehingga jika di satu hal Honda tidak menang, mereka akan kuat dengan melemahkannya. Puig sudah melakukan cara ini dengan Lorenzo ketika dia berada di Ducati saat dia mulai gacor dan kemudian dia melakukannya dengan Pol Espargaro ketika proyek KTM dibawah kepemimpinannya tahun 2020 muncul sebagai kandidat kuat. Jika sekarang Fabio Quartararo menjadi bidikan utama hal ini merupakan peringatan serius bagi Yamaha. Bukan tidak mungkin Puig akan melakukan hal yang sama kepada El Diablo. (Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..!)

Yamaha Cabut Permohonan Buka Segel Mesin

Beberapa saat lalu diberitakan Marc Marquez akan diganti.. Apakah sanggup Honda bertarung tanpa pembalap andalannya itu?… Mengenai apakah Marc bisa diganti di Honda akan tergantung dengan insinyurnya, jika pengembangan tidak terpaku dengan satu pembalap dengan gaya unik seperti Marquez Honda bisa berjaya kembali dengan semua pembalap-pembalapnya (tidak Marquezentris).. Salah satu contohnya adalah Ducati yang sudah mendekati sempurna, meski masih runner-up di tingkat pembalap, namun motor mereka kini yang terbaik di grid dengan memenangkan gelar konstruktor dua tahun berturut-turut.. (Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..!)

Honda sebagai pabrikan raksasa tentu bisa meracik motor seperti Ducati… Kuat dan cocok untuk semua pembalap dan semua kondisi lintasan.. Dan sekali lagi dengan kekuatan finansial besar Honda bisa mendapatkan apa yang diinginkannya, setelah Jorge Lorenzo, Pol Espargaro kenapa Quartararo tidak bisa?

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page