Elektronik Membuat MotoGP Tidak Seru Lagi?

RiderTua.com – Casey Stoner ingin melihat pembalap melakukan lebih banyak peran untuk mengendalikan motor, tergelincir (slide) dan melakukan kesalahan merupakan tantangan bagi pembalap.. Bukan semua keahlian itu ‘dibunuh’ dengan dalih dibantu oleh alat elektronik. Beberapa perubahan di MotoGP seperti mengurangi inovasi aerodinamika dan mengurangi elektronik mungkin akan membuat balapan semakin seru. Dengan mengurangi semua itu mungkin top speed atau kecepatan akan menurun (bukankah itu lebih aman?), dan hal ini di alami semua pembalap, lebih seru adu skill daripada adu kecepatan di trek lurus dengan bantuan banyak device. Lihatlah semua pembalap mesin inline-4 merengek minta motornya sekencang Ducati V4.. Memang MotoGP saat ini terjebak dalam kondisi ‘siapa yang tidak melakukan pengembangan akan kalah’.. Beberapa aturan juga sudah bergeser seperti seorang rookie dengan ‘sombong’ menginginkan motor pabrikan, hal yang dulu tidak diperbolehkan: pemula bergabung dengan tim resmi atau paling tidak sekarang disamarkan ‘tim satelit rasa pabrikan’..sama saja bukan?.  (Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..!)

Setelah 3,5 tahun absen dari hiruk pikuk balap, rider asal Australia itu kembali melakukan kunjungan ke paddock. Stoner mengamati dengan cermat apa yang terjadi di gelaran MotoGP saat ini. Satu hal yang menjadi sorotannya adalah peraturan teknis saat ini untuk kelas utama. Dimana pembalap berusia 36 tahun tidak setuju dengan aturan ini. Stoner mengatakan, “Jelas tidak. Saya sangat ingin mengatakan sesuatu.”

Aerodinamika dan Elektronik Membuat MotoGP Tidak Seru Lagi?

“Saya pikir ada hal-hal yang sebenarnya tidak kita butuhkan. Ini jelas bukan tentang keselamatan. Mereka hanya memastikan bahwa biaya pengembangan melampaui budget. Kita mencoba membuat hal-hal lebih hemat biaya, tetapi pada saat yang sama ada komponen yang mengubahnya menjadi seperti Formula 1 dan membuat biaya membengkak,” tegas Stoner yang secara tidak langsung mengkritik khususnya ekses aerodinamis.Casey Stoner

“Saya ingin melihat bagian-bagian tertentu menghilang. Kita juga membutuhkan pengurangan besar di bagian elektronik. Ketika ECU terpadu digunakan pada 2016, itu masih jauh lebih baik ketimbang elektronik tahun sebelumnya. Itu bukan langkah mundur, seperti yang diyakini semua orang. Dan sejujurnya saya percaya bahwa kita perlu mengambil langkah ini,” tegas pemenang race MotoGP 38 kali itu.(Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..!)

“Saya ingin melihat mereka melaju. Saya ingin melihat mereka melakukan kesalahan. Saya ingin melihat para pembalap kesulitan dengan grip dan slide keluar dari tikungan. Bagaimana beberapa dari mereka start dengan sangat baik, tetapi kemudian mungkin tertinggal karena pilihan ban mereka. Dan bagaimana rider lain mulai lebih lambat dan mulai memacu diri mereka ke barisan depan.” Intinya balapan akan tambah seru..

“Itu akan terjadi dengan beberapa penyesuaian aturan, itu tidak akan memakan banyak waktu. Dan saya pikir manuver menyalip akan lebih baik karena itu tidak hanya terjadi pada saat late braking, karena semua orang keluar dari tikungan hampir sama sekarang. Akan ada pembalap yang akan sedikit mengacaukan saat keluar tikungan dan akan ada pembalap lain yang akan menyalipnya dengan lebih baik. Set-up motor kemudian akan menjadi lebih penting. Saya pikir beberapa perubahan akan membuat balapan semakin luar biasa,” pungkas Stoner. (Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..!)

 

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page