Tim Yamaha VR46 Muncul Karena Petronas Bubar!

RiderTua.com – Minggu lalu, Yamaha sukses memenangkan Kejuaraan Dunia MotoGP. Trens saat ini meski sebuah tim punya tim satelit MotoGP yang kuat, tetapi sekarang promosi rider-rider muda sedang diperluas lagi. Selama ini, publik hampir tidak menyadari bahwa tahun depan dibentuk tim balap baru di kelas Moto2 dengan Tim Master Camp Yamaha VR46. Tim balap ini dimiliki oleh Yamaha dan akan 100 persen didanai oleh Yamaha. “Tetapi kami memilih VR46 untuk manajemen dan memberi mereka tugas ini. Selain itu mereka juga akan membuat struktur untuk operasinya. Para pembalap dipilih oleh Yamaha, dari semua kemungkinan disiplin, seri dan kelas,” jelas William Favero selaku Manajer Pemasaran & Komunikasi di Yamaha Motor Racing, dalam sebuah wawancara. Tim Moto2 baru ini akan diperkuat Gonzalez dan Kubo.

Tim Master Camp Yamaha VR46 didirikan 3 tahun lalu dan mengambil bagian dalam Kejuaraan CEV Moto3. Setelah 3 tahun Yamaha memutuskan untuk mengambil langkah terakhir ke Kejuaraan Dunia Moto2. Salah satu alasan adanya Tim Moto2 Yamaha adalah tersingkirnya tim Moto3 dan Moto2 dari tim satelit Yamaha MotoGP (Petronas).

Tim Yamaha VR46 Muncul Karena Petronas Bubar

Mengenai pilihan pembalap, Yamaha belum mengomunikasikan keputusan apa pun. Tetapi tidak terbantahkan bahwa pembalap Supersport Manuel Gonzalez dan Thai Keminth Kubo dari Kejuaraan Dunia Junior CEV-Repsol Moto3 akan membentuk duo pembalap.

“Pembalapnya berasal dari bisnis global Yamaha yang mapan. Dan kontrak sudah ditandatangani,” kata juru bicara Yamaha, Favero.

Proyek Yamaha Master Camp dimulai pada tahun 2015 sebagai program pengembangan pembalap muda global. Sejak itu dilakukan 10 sesi latihan, pada tahun 2016 ada dua.

Favero mengatakan, “Ini adalah proyek global perusahaan, di mana semua importir kontinental terlibat. Mulai dari Yamaha Motor Amerika Serikat, Yamaha Australia, Yamaha Motor Eropa dan Yamaha Jepang. Yamaha Motor Racing atau YMR bertanggung jawab atas koordinasi dan manajemen event.”

Tim Master Camp Yamaha VR46 didirikan 3 tahun lalu dan mengambil bagian dalam Kejuaraan Dunia Junior Moto3. “Setelah 3 tahun, baru-baru ini kami memutuskan untuk mengambil langkah terakhir ke Kejuaraan Dunia Moto2,” imbuh Favero.

Tentu saja, para pesaing berasumsi bahwa sekarang Yamaha memimpin tim ke Kejuaraan Dunia karena pabrikan seperti KTM dan Honda telah lama memiliki program akademi serupa dan lebih kompleks di tim mereka.

“Salah satu alasan bergabung adalah tersingkirnya tim Moto3 dan Moto2 dari tim satelit Yamaha MotoGP kami. Tim Petronas SRT sebelumnya memiliki tim-tim penting di kelas GP kecil. Di sana kami bisa memasukkan talenta kami dari seluruh dunia ke Kejuaraan Dunia. Kedua tim Petronas ini tidak akan ada lagi pada tahun 2022, itulah sebabnya kami membuat tim Yamaha Moto2 sendiri,” tambah William Favero.

Mereka akan menggunakan motor Kalex. Seperti tim Red Bull KTM-Ajo, yang juga mempercayai mesin Kalex.

Favero menambahkan, “Dua pembalap Moto2 kami sudah memiliki kontrak dengan Yamaha dan akan memilikinya pada 2022. Kami kemudian akan meneruskan pembalap ke VR46.”

Para manajer balap Yamaha telah berkali-kali ditanya, mengapa pabrikan asal Jepang itu tidak membangun mesin Moto3 GP 250cc? Mungkinkah ini langkah selanjutnya menuju MotoGP? “Saya akan dengan senang hati menyampaikan pertanyaan ini kepada manajer proyek MotoGP Sumi-san. Saya pikir dia sibuk dengan tugas yang lebih penting saat ini,” pungkas Favero sambil tersenyum.

Related Articles

2 COMMENTS

  1. Yamaha belum sukses memenangkan kejuaraan dunia motogp krn masih tertinggal 12point dr ducati,, minggu lalu yg mengklaim juara dunia adalah Quartararo, (juara dunia rider), jurdun kontruktor dr yamaha & tim yamaha blm, jadi kurang tepat klu menyebut yamaha sukses memenangkan kejuaraan dunia motogp minggu lalu. Yg sukses jadi jurdun itu quartararo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page