Enea Bastianini: Pecco Salah Pilih Ban!

RiderTua.com – Enea Bastianini menyuguhkan balapan yang fantastis di GP Misano-2 (setelah P-3 juga di Misano-1). Start dari posisi ke-16 finis di podium-3, untuk ketiga kalinya berturut-turut, Enea Bastianini berjuang sangat keras di balapan hari Minggu. Di Misano dia finis ketiga lagi di podium. Dia juga menyalip Fabio Quartararo, juara dunia baru tahun ini. Di bawah bayang-bayang kemenangan ketiga Marc Marquez musim ini dan gelar juara dunia untuk Fabio Quartararo, ‘raja comeback’ dari tiga balapan terakhir menyerang barisan podium lagi. Mungkin strategi tim salah karena seperti diketahui Pecco dan Miller kompak mengganti ban yang lebih keras (front hard) untuk race di menit-menit akhir jelang balap, “Dia (Pecco dan juga Miller) memilih ban depan yang keras. Saya pikir itu bukan keputusan yang baik,” kata Bestia. Enea dan kebanyakan pembalap lain memakai ban depan tipe medium..

Enea Bastianini: Pecco Salah Pilih Ban!

Pada penampilan pertama di Misano-1 dia naik podium-3 setelah start dari P-12  dan di Austin dia juga naik dari posisi 16 ke P-6. Meskipun dia masih memiliki feeling buruk pada hari Sabtu, karena dalam delapan lap dia jatuh tiga kali. “Itu adalah akhir pekan yang paling sulit dalam hidup saya.. Mood saya sedang turun, tapi tentu saja saya senang lagi sekarang. Itu adalah balapan yang aneh dan karena suhu yang lebih rendah tidak dapat dibandingkan dengan GP Misano pertama. Tapi di bagian terakhir balapan saya memiliki kecepatan yang luar biasa. ”

Di lap terakhir, Fabio Quartararo dikagetkan dengan manuver kuat Bastianini saat menyalipnya. Sebelumnya, dia telah menyalip Alex Rins, Johann Zarco, Brad Binder, Iker Lecuona dan Danilo Petrucci.. “Sebelum balapan, saya sama sekali tidak yakin bahwa itu akan berjalan baik untuk saya.”

Rekan senegaranya dan rekan satu merek (Ducati) Francesco Bagnaia tidak beruntung pada hari Minggu. jatuh dan berhenti dari balapan. Akibatnya, dia gagal menunda penentuan juara Dunia. Bastianini mengatakan, “Sebelum dia berhenti, dia melaju dengan bagus. Tapi dia memilih ban depan yang keras. Saya pikir itu bukan keputusan yang baik. Tapi ucapan selamat saya juga untuk Fabio. Ini hari yang indah baginya, tapi juga bagiku. Saya senang masih bisa menyalipnya, meski jaraknya sangat besar,” katanya..

Related Articles

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives