Harga Karimun Wagon R Mulai Naik, Tapi…

1
(Tempo.co)

RiderTua.com – Mulai tanggal 16 Oktober, PPnBM kini didasarkan pada gas buang atau carbon tax. Otomatis harga mobil ada yang mengalami kenaikan atau berkurang, tergantung dari emisi yang dihasilkan. Di segmen LCGC, harga Karimun Wagon R mengalami kenaikan. Bahkan model ini menjadi yang pertama mengerek harganya di kelasnya.

Baca juga: ‘Suzuki Ertiga Versi Toyota’ Mulai Dijual, Apa Bedanya?

Harga Suzuki Karimun Wagon R Alami Kenaikan

Pajak mobil yang baru ini tak lagi berdasar pada ukuran bodi maupun mesin mobil, melainkan pada emisi yang dihasilkannya. Ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memuluskan penjualan mobil ramah lingkungan di Indonesia. Apalagi belakangan ini makin banyak mobil hybrid atau listrik yang dijual disini.

Sementara di segmen LCGC, baru ada satu model yang harganya naik sejak ditetapkannya PPnBM baru. Model tersebut tak lain adalah LCGC-nya Suzuki, Karimun Wagon R. Dari situs resminya, kenaikannya tak terlalu tinggi tapi sudah membuat harganya agak jauh berbeda dari sebelumnya.

(Liputan6.com)

Bisa Naik Terus?

Varian R GL MT yang sebelumnya dibanderol Rp 135,5 juta kini naik Rp 2,2 juta atau menjadi Rp 137,7 juta. Lalu varian tertingginya yang awalnya dibanderol mencapai Rp 152,2 juta kini harganya menjadi Rp 155,2 jutaan, atau naik Rp 2,7 jutaan. Memang kenaikannya cukup besar, walau tak sebesar yang diduga.

Namun tak semua varian Karimun Wagon R mengalami kenaikan harga. Seperti varian blind van yang masih mempertahankan harga lamanya, yaitu sebesar Rp 134,5 juta. Terlebih kini Suzuki Indomobil Sales (SIS) hanya menjual lima varian, artinya varian terendahnya, R GA, kini tak lagi disediakan.

Entah apakah mobil LCGC lainnya akan menyusul setelah ini. Tapi untuk sekarang, hanya Karimun Wagon R yang mengalami kenaikan harga secara signifikan.

1 COMMENT

Leave a Reply