Ditunggu Janji Miller Bantu Pecco, Quartararo Dikepung Ducati!

0

RiderTua.com – Dilihat dari posisi start (Pecco-Miller-Quartararo) jelas sudah, apa yang diucapakan Miller ibarat menjadi doa… Dia punya kesempatan membantu Pecco untuk menggerogoti poin juara dunia dengan menghalangi Quartararo namun dengan cara yang bermartabat, yaitu mengalahkannya, bukan ‘menyleding’nya..  Bahkan jika dilihat posisi 4-5 kedua pasukan Pramac (Martin dan Zarco) juga bisa menghambat laju Yamaha El Diablo, mungkin akan menjadi skenario keroyokan pertama di MotoGP 1 lawan 4, Quartararo dikepung Ducati.

Francesco Bagnaia merebut pole position MotoGP berturut-turut setelah Aragon dan memuncaki sesi kualifikasi GP San Marino dengan rekor lap baru (1’31.065) dan memimpin Ducati dengan posisi 1-2, sementara Fabio Quartararo jatuh di akhir sesi.

Sama seperti satu minggu yang lalu di Aragon, Bagnaia memimpin atas rekan setimnya di Ducati Jack Miller dan mengklaim pole ketiganya musim ini, sementara pemimpin kejuaraan Quartararo bertahan di urutan ketiga meskipun jatuh di tikungan 1 dalam sesi kualifikasi yang penuh dengan insiden jatuh.

Pecco berujar, “Saya benar-benar merasa nyaman di sini.. Sejak Aragon, saya merasa sangat sempurna dengan motor dalam segala hal. Kami mencoba sesuatu dengan motor akhir pekan ini. Terutama di FP1 dan FP2 kami harus menemukan perasaan itu terlebih dahulu karena hujan mulai turun, tetapi kami bekerja dengan sangat baik,” tegas pembalap asal Turin itu..

Di penghujung sesi, CEO Ducati Motor Claudio Domenicali merayakan pole ganda untuk Bagnaia dan rekan setimnya dari Australia Jack Miller. Pandangan Bagnaia tentang balapan pada hari Minggu… “Fabio memiliki kecepatan yang baik untuk balapan, tetapi kami juga. Kami sangat kompetitif dan kami juga bisa bersaing dengan Fabio. ”

Bagnaia, yang membuat gap dengan Miller 0,24 detik, bisa ‘dibantu’ secara tidak langsung di Misano agar Quartararo tidak finis didepan Pecco, namun seperti kita ketahui, dalam balapan apapun bisa terjadi.. Karena tahun 2020 Pecco yang sudah memimpin dengan motor Pramac-Ducati tahun lalu dan harus berhenti setelah jatuh di Tikungan 6.

Leave a Reply