Fabio Quartararo Sudah Tidak Terkejar Lagi?

RiderTua.com – Dominasi Quartararo apakah mampu menyegel gelar MotoGP?… Fabio Quartararo adalah pembalap yang harus dikalahkan di Kejuaraan Dunia MotoGP 2021. Sejauh ini, pembalap pabrikan Yamaha itu mengumpulkan 206 poin dan berhasil naik podium sebanyak 8 kali dalam 12 balapan musim ini. Setelah total merayakan 5 kemenangan, saat ini El Diablo memimpin klasemen keseluruhan dengan 65 poin di atas Joan Mir (peringkat 2). Peringkat 3 ditempati Johann Zarco yang terpaut 69 poin di belakang rekan senegaranya asal Prancis itu. Pertanyaannya, apakah para rival terkuatnya masih bisa mengejarnya? Alex Rins dan Aleix Espargaro sepakat mengatakan ‘iya bisa!’.

Fabio Quartararo Sudah Tidak Terkejar Lagi?

Dengan 7 balapan tersisa dan 175 poin yang masih bisa diperebutkan, pembalap berusia 22 tahun itu adalah favorit terkuat untuk meraih gelar juara dunia musim ini. Tapi apakah Quartararo masih menganggap para pengejarnya berbahaya?

Pembalap Suzuki Alex Rins yang saat ini berada di peringkat 11 MotoGP, mengatakan, “Tentu saja Fabio lebih unggul, tetapi pada akhirnya apa pun bisa terjadi karena ini adalah MotoGP. Dia telah membuat langkah besar dibandingkan tahun lalu. Jika dia tetap tenang dan melanjutkan seperti sebelumnya, dia akan memenangkan gelar MotoGP,” ujar pembalap berusia 25 tahun itu.

Quartararo menjadi salah satu favorit untuk merebut gelar pada tahun 2020, setelah memenangkan dua balapan pembuka di Jerez. Tapi yang terjadi selanjutnya adalah kemunduran. Di mana dia hanya berhasil naik ke podium lagi di tempat pertama, saat di Catalonia. Di klasemen pembalap, Fabio melorot ke peringkat 8.

Pembalap Aprilia Aleix Espargaro, yang meraih podium pertama untuk pabrikan asal Italia di era MotoGP modern di Silverstone, sependapat dengan Rins. “Bagi saya, perbedaan poin bukanlah faktor penentu. Quartararo membalap lebih baik dari rider lain. Dia bisa menikmati balapan atau justru berkat kepemimpinannya dia bisa membuat beberapa kesalahan. Karena itu, mudah baginya untuk memenangkan gelar dunia tahun ini. Bukan poinnya yang membuat perbedaan, tapi gaya balapnya,” ujar pembalap berusia 32 tahun itu.

Dan apa pendapat Quartararo tentang situasinya? Apakah mulai sekarang dia mendekati balapan dengan lebih konservatif?.. “Saya tidak akan mengubah cara pendekatan saya, karena saya sangat menikmati saat bertarung untuk meraih kemenangan. Gelar juara dunia adalah sesuatu yang datang ketika kita mendapatkan hasil ini,” jawab pemenang GP 9 kali itu menjelaskan.

Quartararo menambahkan, “Saat ini saya mendekati balapan dengan cara yang persis sama. Satu-satunya perbedaan adalah saya punya lebih banyak waktu untuk balapan. Tetapi ketika saya menyadari bahwa dalam balapan saya tidak bisa bertarung untuk kemenangan, maka tentu saja saya tidak akan membuat kesalahan bodoh.”

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page