Triumph Ditengah Kondisi Pasar yang Kurang Menentu

RiderTua.com – Dari sekian banyaknya merek sepeda motor yang berjualan di Indonesia, Triumph menjadi salah satu diantaranya. Mereka menjual sejumlah produk unggulan berkualitas tinggi seperti Bonneville. Walau sempat diterpa oleh kondisi pasar yang memburuk, tapi Triumph masih bisa bertahan. Bahkan penjualannya sempat terpantau memulih.

Baca juga: Triumph Bonneville Dapat 7 Varian Baru di Indonesia

Triumph Masih Bertahan Walau Diterpa Oleh Kondisi Saat Ini

Merek ini cukup dikenal dengan produk motor bergaya klasik yang begitu khas dan cukup ikonik. Tentu saja Triumph harus bersaing dengan merek lainnya seperti Royal Enfield, karena sama-sama memiliki produk motor klasik. Seakan keduanya tak mau kalah untuk merebut gelar raja motor klasik di Tanah Air.

Namun kondisi pasar saat ini sudah membuat keduanya dan merek motor lainnya hampir tak berkutik. Bagaimana tidak, dengan terganggunya distribusi motor ke dealer maupun konsumen membuat penjualannya menurun. Triumph mengaku kalau angka penjualan pada tahun lalu mengalami penurunan secara drastis.

(Triumph Motorcycles)

Terus Hadirkan Produk Baru

Memang Triumph tak bisa menghindar dari penurunan kondisi pasar tersebut, begitupun dengan merek roda dua lainnya. Terlebih motor klasik dengan harga hingga lebih dari Rp 100 jutaan mulai berkurang peminatnya. Tapi pada akhirnya Triumph bisa melewati masa sulit tersebut mulai tahun ini.

Mereka mencatat penjualannya di Indonesia sudah mulai menunjukkan sedikit pemulihan. Ini saja sudah lebih dari cukup untuk menghindari kondisi penjualan lebih buruk lagi. Triumph juga terlihat kembali meluncurkan produk baru, berupa tujuh varian baru untuk Bonneville yang dirilis beberapa waktu lalu.

Bonneville menjadi salah satu unggulan Triumph di Indonesia, apalagi di pasar motor klasik. Apalagi dengan makin banyaknya varian yang dihadirkan, Triumph makin siap untuk melawan kompetitor lain seperti Royal Enfield. Mereka juga siap untuk memulihkan angka penjualannya yang sempat terpuruk pada tahun lalu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page