Mir: GSX-RR Harus Punya Ride Height Adjuster

1
Joan Mir: Ducati dan Yamaha Meningkat Pesat

RiderTua.com – Joan Mir: Suzuki GSX-RR belum punya ride height adjuster seperti motor lain… Usai GP Assen, Joan Mir menyatakan bahwa paket motor Suzuki saat ini tidak cukup berhasil untuk mempertahankan gelarnya (lambat update perangkat baru). Setelah finis ke-3 di GP Belanda, Juara Dunia 2020 itu berbicara tentang podium yang sangat penting baik untuk dirinya maupun Suzuki. Selain itu dia juga butuh dorongan untuk menghadapi paruh kedua musim ini. “Paket ini mungkin tidak cukup baik untuk memenangkan gelar. Makanya kami harus berusaha meningkatkan motor kami dan saya sebagai pembalap,” ujar pembalap asal Spanyol itu.

Joan Mir: GSX-RR Harus Punya Ride Height Adjuster

Sudah lama Joan Mir mengeluh, bahwa tidak seperti pesaingnya, GSX-RR belum memiliki ‘ride height adjuster’. Yaitu sebuah perangkat untuk menyesuaikan ketinggian pengendara, yang digunakan untuk menurunkan bagian belakang mesin saat membalap.

“Kami harus mengerjakan perangkat itu sehingga kami bisa mendapatkannya sesegera mungkin. Karena ada banyak trek yang membuat perbedaan besar. Agar kita dapat start dengan perangkat yang sama dengan motor lain. Itu adalah hal pertama yang harus kita lakukan. Kemudian tentu saja kami juga harus sedikit mengerjakan detail pada motor yang selalu membuat perbedaan,” tuntut Mir.

Performa Suzuki di babak kualifikasi harus ditingkatkan. Mereka tidak pernah start dari barisan depan di kelas utama. Musim ini, start dari tempat ke-9 di grid adalah penampilan kualifikasi terbaiknya.

“Kami mungkin masih kehilangan sedikit kecepatan tapi bukan kecepatan tertinggi, tetapi di lap, terutama dengan ban baru. Di pihak saya, saya dan tim harus memahami apa yang kami butuhkan untuk menjadi lebih kuat di kualifikasi dan untuk mengatur catatan waktu yang baik. Kecepatan yang bisa saya pertahankan tidak pernah jauh dari putaran kualifikasi saya, meskipun saya dalam limit dan memacu sekencang mungkin. Sulit untuk dipahami, tetapi kami akan menemukan solusi. Ini adalah sebuah proses,” ujar pemenang GP 12 kali itu.

Setelah liburan musim panas, pembalap berusia 23 tahun itu ingin mulai mempertahankan gelarnya lagi. “Itulah mengapa podium ini sangat penting. Saya semakin dekat dengan pemimpin klasemen, tapi kami juga tidak sejauh itu. Artinya, jika kami meningkat dan menjadi lebih kuat, apa pun mungkin terjadi,” pungkas Mir, yang terpaut 55 poin di belakang pemuncak klasemen Fabio Quartararo setelah finis ke-3 di GP Belanda.

1 COMMENT

Leave a Reply