Franky: Tak Ada Peluang dengan ‘Motor Tua’

1

RiderTua.com – Franco Morbidelli berujar bahwa tidak ada peluang besar dengan motor Yamaha yang sudah berumur 2 tahun untuk menang di trek Mugello. Morbidelli kalah 10 km/jam dibanding sesama rekan mereknya Fabio Quartararo. Dan kalah 20 km/ jam dari rider Ducati tercepat. “Saya merasakan perbedaan ini. Saya berada di slipstream Bagnaia dan bahkan saya disalip oleh Aleix Espargaro dengan Aprilia-nya. Dia biasanya salah satu yang paling lambat di sebelah saya. Aku juga merasakan hembusan angin darinya seperti sebelumnya dari Bagnaia,” imbuh rider asal Italia ini. Franco Morbidelli akan start dari posisi 10 di grid pada race hari Minggu di Mugello. Di Q2, Franky kalah 0,897 detik rekan semereknya Fabio Quartararo, yang menjadi pole sitter ke-4 berturut-turut.

Franky: Tak Ada Peluang dengan ‘Motor Tua’

Rider Petronas Yamaha itu pun mengeluhkan Yamaha M1 A-Spec yang ditungganginya. “Saya tidak senang dengan posisi ke-10 di grid. Saya berhasil melahap lap dengan sangat baik di FP3, tapi sayangnya saya tidak bisa mengulanginya. Beberapa hal telah berubah, meskipun set-upnya sama. Kami memiliki keraguan. Sulit dimengerti, tapi kami akan mencoba segalanya,” ujar pembalap berusia 26 tahun itu.

Murid VR46 Academy itu kemudian melanjutkan, “Tempat ke-10 adalah posisi yang sulit untuk menunjukkan balapan yang solid. Ini akan menjadi race yang sulit, tetapi tentu saja kami akan bertempur dengan gagah berani.”

Untuk itulah Morbidelli merasa khawatir, dia berujar, “Jika saya disalip oleh semua pembalap dan mendapatkan hembusan angin seperti ini, tentu akan sulit untuk mengendalikan motor. Kita juga membalap dengan kecepatan 300 km/jam. Saya khawatir.”

“Mungkin kami memiliki kecepatan sehingga kami tidak harus berada di lintasan. Kita akan melihat apa yang dibawa oleh why-up. Kemiringan dan tata letak trek yang lurus juga tidak membantu kami. Ini juga pertama kalinya seorang pembalap mengendarai motor berusia 2 tahun, dan itu pasti akan menimbulkan masalah baru.”

Mengenai insiden crash parah yang dialami Jason Dupasquier, pembalap blasteran Italia-Brasil itu berkata, “Ya, ini sulit, tapi itu tugas kami. Kami harus membuat, menemukan, serta mempersiapkan diri untuk sesi selanjutnya. Meskipun tidak menyenangkan saat melihat ada banyak orang mengelilinginya. Sedih saat mereka membersihkan aspal dan mereka kemudian membawa Jason pergi. Juga tidak menyenangkan saat melihat helikopter. Saya harap dia bisa kembali bertarung. Tapi itulah olahraga yang kami geluti.”

By the way, sebelum balapan Franky masih harus menyelesaikan masalah ban yang menderanya. “Kami masih harus memeriksa datanya. Saya melakoni FP4 dengan ban depan hard dan saya tidak merasa buruk. Ban medium juga bagus. Di bagian belakang hampir pasti saya memakai ban medium,” pungkas murid sekaligus rekan setim Valentino Rossi itu.

1 COMMENT

Leave a Reply