Top Speed M1 Morbidelli Kalah Hampir 20 km/jam, Sekecamatan?

RiderTua.com – Franco Morbidelli meyimpulkan defisit top speed yang mengejutkan antara M1 miliknya dengan motor Ducati… Lagi-lagi Yamaha M1 A Spec milik Franco Morbidelli menunjukkan kedigdayaannya. Rider Petronas Yamaha itu berhasil duduk di tempat ke-3 dalam timesheet gabungan pada latihan bebas hari Jumat di Mugello. Meski begitu, motor yang mengambil basic dari Yamaha 2019 itu kalah di trek lurus (start-finis) sepanjang 1,141 km dari Desmosedici GP21 milik pembalap pengganti Jorge Martin yang cedera, Michele Pirro. Franky membukukan top speed maksimum mencapai 339,6 km/jam di FP2, sementara Pirro 357,6 km/jam. Morbidelli kalah 18 km/jam…hampir 20 kpj apalagi ini motor prototipe 1000cc. Melihat sirkuit Mugello, di trek lurus dalam balapan 23 lap bisa tertinggal sekecamatan dong? Tapi tenang Franky punya resep anti lemot-nya…

Top Speed M1 Morbidelli Kalah Hampir 20 km/jam

“Hampir kurang dari 20 km/jam, merupakan angka yang mengejutkan. Tapi tidak terlalu mengejutkan jika dibandingkan dengan motor kedua hingga terakhir, 5 km/jam,” ujar runner-up musim 2020 yang punya top speed 345,0 km/jam dari pembalap Aprilia Lorenzo Savadori, yang muncul di peringkat top speed FP2 di urutan ke-21.

“Pada peringkat top speed, saya, 5 km/jam di belakangnya. Jadi di Mugello, kami tampaknya mengalami lebih banyak masalah, tetapi kami sedang berusaha mencari cara untuk mengatasinya,” imbuh rider murid VR46 Academy itu.

“Pastinya, saya senang ketika melihat saya berada di posisi ketiga. Ketika saya melihat peringkat top speed dan melihat bahwa saya sangat jauh dari depan dan bahkan jauh dari pembalap paling belakang di lintasan, saya bangga. Saya menyadari kami sedang melakukan sesuatu yang hebat.”

“Ini memberi saya kepercayaan diri dan energi untuk terus bekerja dan terus berusaha. Mungkin hal-hal hebat yang kita lakukan, dan mungkin akan dilakukan jika kita terus seperti ini, tidak tercermin dalam daftar hasil. Tetapi saya dapat meyakinkan, bahwa kami mampu melakukan hal-hal hebat.”

Saat Morbidelli ditanya, apakah dia khawatir jika nantinya dia duel di meter terakhir sebelum garis finis? “Tidak, saya tidak khawatir tentang itu. Karena hasilnya jelas, saya sudah tahu bagaimana nanti,” jawab rider berusia 26 tahun itu tenang.

Tapi Franky merasa yakin dengan sisa balapan, terutama dengan ban soft. “Kami melakukan pekerjaan dengan baik dan meningkat pesat sepanjang hari. Saat kami mulai menggunakan ban soft, kami mampu menggabungkan semuanya dan berhasil memetik hasilnya. Perasaannya bagus, saya harap besok akan sama dengan ban buat balapan. Kami masih harus memilihnya tetapi ini jelas bukan yang soft,” pungkas rider blasteran Italia-Brasil itu.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page