Simon Crafar: Betapapun Hebatnya Marquez Dia Kini akan Kesulitan

1

RiderTua.com – Ahli tetap di MotoGP, Simon Crafar menganalisis kondisi Marc Marquez… Menurutnya ketika seorang pembalap kembali dari cedera parah, perlu waktu untuk membangun kembali kepercayaan yang sama, bahkan bagi seorang yang bernama Marc Marquez. “Bahkan jika dia mengendarai motor juara (RCV versi 2020) yang sangat dia kenal, akan sulit baginya untuk mengatasi masalah seperti yang dia lakukan sebelumnya. Betapapun briliannya dia, dia sekarang akan merasakan masalah yang dirasakan pembalap Honda lainnya (dulu:Crutchlow, Lorenzo dan pembalap sekarang: Taka, Bradl, Pol, Alex). Saya berharap HRC dan pembalap hebat mereka berhasil dalam perjalanan kembali ke tangga teratas,” kata Crafar. Apa perbedaan motor yang membuat Marc jatuh di Le mans kemarin? berikut detailnya..

Simon Crafar: Betapapun Hebatnya Marquez Dia Kini akan Kesulitan

Marc Marquez tidak diragukan lagi adalah salah satu pembalap terhebat di era MotoGP modern. Sebelum patah tulang humerus kanan terjadi di GP Spanyol 2020, kepercayaan dirinya sangat tinggi dan bakatnya yang luar biasa memungkinkannya untuk mengatasi masalah yang dihadapi HRC dengan motor mereka. Seperti yang dijelaskan Crafar, ketika Anda kembali dari cedera parah, perlu waktu untuk membangun kembali kepercayaan yang sama… bahkan jika nama Anda adalah Marc Marquez.

Simon Crafar
Simon Crafar

“Ketika Marc terakhir kali mengendarai motor lamanya (RC213V 2020), dia luar biasa dan kepercayaan dirinya sangat tinggi. Kami semua melihat apa yang dia lakukan dan dia luar biasa, salah satu pembalap paling menakjubkan yang pernah saya lihat. Tapi motor itu jelas tidak benar karena tidak ada orang lain di Honda (selain Marc) yang benar-benar bisa berteman dengannya, sering kali kesulitan,” kata Crafar..

“Sementara itu Marc, meski melakukan hal-hal menakjubkan yang hanya bisa dilakukannya, juga mengalami masalah. Maksud saya, dia kehilangan grip bagian depan motornya di GP Spanyol sebelum mengalami kecelakaan itu dan sayangnya melukai dirinya sendiri. Dia jelas sangat percaya diri dan ketika Anda percaya diri seperti itu, Anda dapat mengatasi masalah. Saya pribadi hanya bisa melakukannya untuk waktu yang singkat, tetapi Marc sudah melakukannya,” lanjut Simon

“Tetapi ketika Anda cedera dan Anda comeback balapan, Anda harus melalui masa membangun kembali dan itulah yang menurut saya sedang dia lakukan sekarang. Bahkan jika dia mengendarai motor lamanya persis seperti di tahun 2020, akan sulit baginya untuk mengatasi masalah seperti yang dia lakukan sebelumnya. Betapapun briliannya dia, dia sekarang akan merasakan masalah yang semua orang rasakan dengan Honda. Saya berharap HRC dan pembalap hebat mereka berhasil dalam perjalanan kembali ke tangga teratas,”

Marc Kembali ke RC213V versi lama

Mengapa Marc Marquez kembali ke RC213V 2020?… Setelah GP Jerez, Marc Marquez (Tim Repsol Honda) mengakui bahwa dia “kurang nyaman” dengan RC213V barunya. Dan di Tes Jerez Resmi MotoGP, Reporter MotoGP di pitlane Simon Crafar melihat bahwa motor nomor 93 itu menampilkan beberapa komponen yang sudah dikenal sebelumnya (versi lama).

Sejak Marc comeback, dia memakai motor Honda versi 2021yang menggunakan sasis aluminium dengan sisipan serat karbon di dalamnya.. Ketiga pembalap kecuali Alex Marquez dengan shock belakang dan kombinasi linkage yang mereka pakai tahun lalu. Di mana di Misano tampaknya memberikan grip belakang yang lebih baik, itulah yang dia gunakan.

Distribusi berat motor tahun ini setidaknya berubah (berkurang di bagian depan dengan posisi garpu baru ini, yang menjadi basis bagi Bradl dan semua pembalap Honda 2021). Jadi, Marc memakai motor itu dan mengendarai motor yang ‘tidak dikenalnya’. Kembali dari cedera, dia tidak sepenuhnya siap, lebih sulit untuk memberikan umpan balik.

Marc Marquez hanya mampu menyelesaikan tujuh lap di Tes Jerez karena lengan kanan dan bahu kaku akibat kerja keras selama tiga hari di balapan Jerez. Namun, setidaknya satu dari motor yang dimiliki Marquez adalah sesuatu yang lebih mirip dengan motor yang sangat dia andalkan sebelum cedera akhir musim 2020. Dan di Le Mans, salah satu RC213V miliknya juga menggunakan beberapa pengaturan lamanya.

Marc Marquez mengakui dirinya dan Honda telah “kembali motor dengan pengatuan yang mereka ketahui, sesuatu yang mirip dengan paket lamanya. Apa perbedaannya? Kepala kemudi berada dalam posisi yang sedikit berbeda; jaraknya sedikit lebih jauh, yang berarti lebih sedikit beban di bagian depan motor. Pasalnya, ban depan tahun 2021 sedikit berbeda dengan ban tahun 2020. Poros swingarm lebih rendah, ini berarti pengaruh di sektor delivery tenaga( rantai), yang selanjutnya mengurangi beban pada ban belakang saat membuka throttle. Selain itu, motor yang dikendarai Marc Marquez di Le Mans ini memiliki model shock belakang Öhlins sebelumnya, bukan model terbaru yang tersedia.

1 COMMENT

Leave a Reply