Herve Poncharal: Kini Iker Lecuona Tak Ada Semangat

0

RiderTua.com – Herve Poncharal: Kini Iker Lecuona tak ada semangat… Jika Herve Poncharal harus menyimpulkan balapan di Portugal dengan satu kata, maka manajer tim dari KTM Tech3 itu mungkin akan berkata ‘sulit’. Meski pada akhirnya dua ridernya mampu mencetak poin pertama di musim ini, tapi guratan kekecewaan nampak jelas di wajahnya. Pemilik Tech3 itu mengkritik keras performa Iker Lecuona, yang hanya mampu mendulang 1 poin dari putaran ketiga MotoGP musim 2021 ini. Sementara untuk Danilo Petrucci, sang bos masih memakluminya karena masih baru.

Herve Poncharal: Kini Iker Lecuona Tak Ada Semangat

Poncharal menjelaskan, “Saya harus selalu melihat hal positif, yaitu meraih poin pertama musim ini. Saya tahu kita cukup jauh ke belakang, tetapi ini adalah awal. Jika kita ingin sepenuhnya objektif, kita memang jauh sekali. Kesulitan di kualifikasi dan juga kesulitan di awal balapan.”

Usai balapan terakhir di Qatar, Iker Lecuona segera menjalani operasi di lengannya. Ada kritik pedas dari sang Bos untuk pembalap berusia 21 tahun itu. Poncharal berkata tentang dia, “Satu-satunya hal positif adalah dia mencetak 1 poin. Tapi sejujurnya, sekarang saya tidak tahu harus berkata apa. Saya tidak bisa berkata-kata dan saya pikir dia juga. Tahun lalu Iker penuh energi. Meskipun terkadang dia masih membuat kesalahan, tapi dia terus memacu. Karena alasan tertentu, tidak ada yang berhasil tahun ini. Tidak ada lagi semangat.”

Danilo Petrucci membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri setelah pindah dari tim pabrikan Ducati ke KTM. Setelah gagal finis di GP Qatar-1, dia finis ke-19 seminggu kemudian. Selisih jarak dengan pemenang Fabio Quartararo adalah 16,7 detik. Di Portimao, pembalap asal Italia itu finis di urutan ke-13, 29,8 detik di belakang P1.

Poncharal mengatakan, “Danilo membuat pilihan ban yang bagus. Dia memilih ban depan dan belakang hard. Dia sendirian dengan pilihan ini dan kami harap, itu akan memungkinkan dia untuk mengejar ketinggalan di akhir balapan. Dia lebih cepat dari orang-orang di depannya, tetapi tidak cukup cepat. Dia masih dalam proses belajar. Kita perlu semakin memahami, bagaimana kita bisa membantunya merasa lebih nyaman.”

Jika ditilik dari hasil hingga 3 balapan musim 2021, Tech3 punya performa yang biasa-biasa saja. “Kita harus bicara, kita harus melakukan pembekalan. Kami melihat KTM kompetitif. Brad Binder finis ke-5. Jadi jelas motor itu berfungsi. Kami tidak ingin berbicara terlalu banyak tentang hal-hal teknis. Kami harus membuat pembalap kami merasa lebih baik. Kami harus membuat mereka sedikit lebih ‘lapar’ dan kami berharap itu akan membuahkan hasil di Jerez. Setiap orang harus bangkit,” pungkas Pocharal.

Leave a Reply