Siapa Pembalap No.1 di Tim Ducati? Pecco Bagnaia atau Jack Miller?

0

RiderTua.com – Dalam satu tim pasti ada pembalap yang diperhatikan lebih dari yang lain meski bahkan tipis perbedaannya. Ada istilah seperti ‘ anak emas’, dijadikan andalan oleh bos tim atau semacamnya… Memang soal favorit untuk merebut mahkota MotoGP pada 2021, sejak tes Qatar, Pecco Bagnaia dianggap hanya berada dalam bayang-bayang rekan setimnya di Ducati Jack Miller. Bagaimana pendapat pembalap asal Italia itu menilai tentang posisi mereka di tim Ducati?.. Apakah pembalap nomor 1 di tim Ducati adalah Miller?.. Sebagai catatan tidak ada pembalap Ducati saat ini yang berhasil memenangkan balapan dengan Desmosedici. Pada tahun 2019 dan 2020, Miller 9 kali naik podium, sedangkan Bagnaia hanya sekali di tahun sebelumnya.

Pecco Bagnaia: Saya Sudah Selevel dengan Jack Miller

Francesco ‘Pecco’ Bagnaia menyelesaikan tes Qatar kedua di urutan kelima, 0,261 detik di belakang rekan setimnya Jack Miller. Yang mencetak rekor lap tidak resmi pada tes hari Rabu, dalam waktu 1: 53,183 menit. Setelah penampilannya yang meyakinkan di akhir musim 2020 dan promosinya ke tim pabrikan dari Borgo Panigale, pembalap asal Australia itu berulang kali dinobatkan sebagai favorit dalam perebutan gelar.

Di sisi lain nama Bagnaia, hampir tidak pernah disebutkan, tapi hal itu tidak mengganggu pembalap asal Italia itu. “Pada akhir tahun sebelumnya, saya tidak menyelesaikan balapan lagi. Jadi tidak apa-apa seperti itu. Mungkin kita akan membicarakannya lagi setelah balapan pertama,” ucapnya sambil tersenyum usai melakoni tes berakhir.

Pembalap No.1 Ducati…

Saat Pecco ditanya, apakah dia merasa Jack Miller adalah pembalap nomor 1 di tim dalam hal ekspektasi? Peringkat ke-16 di Kejuaraan Dunia MotoGP musim 2020 itu menjawab, “Saya merasa di level yang sama dengan Jack di dalam tim. Tapi tentu saja, dengan hasil yang didapatnya tahun lalu, dia mungkin memulai dengan lebih banyak tekanan. Ducati tidak pernah memberi saya perasaan bahwa saya akan menjadi yang kedua di tim.”

Sekedar informasi, tidak ada pembalap Ducati yang berhasil memenangkan balapan dengan Desmosedici. Pada tahun 2019 dan 2020, Miller 9 kali naik podium, sedangkan Bagnaia hanya sekali di tahun sebelumnya.

Pecco Bagnaia

Konsistensi

Seperti pepatah last but not least, kemenangan gelar yang direbut Joan Mir tahun lalu membuktikan bahwa, segala sesuatu sangat mungkin terjadi di Kejuaraan Dunia MotoGP. Menurut Pecco, bisakah ada kejutan seperti itu lagi di tahun 2021?

Pembalap berusia 24 tahun itu menjawab, “Itu sulit untuk dijawab. Lagipula, itu mengejutkan karena sulit diprediksi. Mari kita lihat, saya sangat berharap saya bisa kompetitif sepanjang musim. Ini sangat penting untuk pembalap yang bekerja. Tahun lalu, saya selalu berharap bisa secepat Miller. Jadi sekarang saya tidak bisa mengatakan apa-apa tentang kejutan, tetapi kami pasti banyak yang sangat cepat.”

Dalam 4 hari tes dari 5 hari yang direncanakan di Qatar (hari terakhir terjadi badai pasir), catatan waktu pembalap Ducati sangat mengesankan. Pembalap Yamaha Franco Morbidelli sempat mengungkapkan bahwa tes ini hanya menguntungkan Ducati. Karena Sirkuit Losail kayaknya dibuat khusus untuk Desmosedici.

Pada tahun 2018 dan 2019, Andrea Dovizioso memberi Ducati kemenangan pembuka di kelas MotoGP di Qatar. Pecco juga punya kandidat favorit untuk memenangkan balapan pembuka musim dalam dua minggu kedepan.

“Saya akan menjagokan Jack dan tentu saja saya sendiri. Yamaha dan Suzuki. Aleix Espargaro karena dia sangat kuat. Pol Espargaro juga,” ujar Pecco.

“Sulit untuk mengatakan siapa yang tercepat saat ini. Kami juga melihat penampilan Zarco. Kami memiliki keunggulan dalam hal kecepatan tertinggi (top speed), yang selalu sangat membantu. Tetapi saya merasa sulit untuk mengatakan siapa yang menjadi favorit saat ini. Yamaha, terutama Quartararo, memiliki kecepatan yang tinggi. Tapi kita semua sangat dekat, dalam 0,2 detik ada lebih dari satu. Jadi saya tidak mengatakan kami favorit, tapi kami ada dalam sebuah permainan,” pungkas Pecco.

Leave a Reply