Lucio Cecchinello Hanya Bisa Tertawa Kecil Saat Nakagami Menghancurkan Motornya

0

RiderTua.com – Bos tim LCR, Lucio Cecchinello hanya bisa tertawa kecil saat Nakagami menghancurkan motornya setelah dua kali crash… Berbeda dengan tahun lalu yang hanya dipersenjatai motor dari tahun sebelumnya, pembalap LCR-Honda Takaaki Nakagami kini dibekali motor pabrikan Honda. Pada tes MotoGP ketiga di Qatar, pembalap asal Jepang itu berada di urutan ke-10 secara keseluruhan. Yup, cukup meningkat ketimbang hasil yang diraih hari Minggu lalu (urutan ke-13).

Lucio Cecchinello Hanya Bisa Tertawa Kecil Saat Nakagami Menghancurkan Motornya

Dalam tiga hari tes, pendatang baru Honda Pol Espargaro telah berkembang menjadi pembalap nomor 1 di Honda tanpa kehadiran Marc Marquez yang masih menjalani masa pemulihan.

Setelah melakoni 2 hari tes Qatar pekan lalu, Takaaki Nakagami hanya finis di tempat ke-13 dalam timesheet gabungan. Dan pada tes Rabu ini dia naik ke posisi 10. Pembalap berusia 29 tahun itu melaju dengan waktu yang cukup baik yakni 1: 54.262 menit. Tetapi pembalap pabrikan Ducati Jack Miller, 1.079 detik lebih cepat dari Taka pada catatan waktunya 1: 53.183 menit.

Taka pun menceritakan kronologinya, “Di Tikungan 1 saya mengalami kecelakaan saat menggunakan ban depan dan belakang medium. Kecelakaan itu aneh karena grip trek sangat bagus. Kompon ban depan asimetris, sungguh rumit. 70 persen ban di kiri medium, sisanya di kanan soft. Saat saya beralih dari kiri ke kanan, saya tidak merasa nyaman dengan ban depan.”

“Saya jatuh tepat pada saat saya memakai sisi kompon ban lainnya dalam posisi miring. Kemudian kami memutuskan mengganti ban depan dan belakang dengan yang soft, dan akhirnya jauh lebih baik. Stefan Bradl dan Alex Marquez juga terjatuh, terlalu banyak yang jatuh. Dengan ban soft sangat sulit untuk melewati jarak balapan. Setelah 7 atau 8 lap, cengkeraman pada roda belakang turun secara drastis. Ini menyulitkan semua pembalap.”

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pembalap LCR tersebut kini dibekali motor pabrikan Honda. Bagaimana menurutnya? Taka menjawab, “Saya memiliki beberapa bagian untuk diuji, termasuk sasis baru yang sangat cocok untuk saya. Saya melakukan uji perbandingan dengan sasis standar kami, selangkah demi selangkah kami mencoba kombinasi suku cadang yang berbeda.”

“Sasis baru adalah prioritas saya. Saya juga mencoba dua, tetapi belum memutuskan satu. Saya masih belum memiliki gambaran umum tentang apa yang HRC miliki untuk kami. Hanya dengan begitu kita dapat menyusun strategi untuk tes hari Kamis dan Jumat.”

“Saya yakin kami akan semakin cepat. Saya memiliki perasaan yang baik di atas motor, yang membuat saya senang. Dan kami masih memiliki banyak celah untuk meningkatkan catatan waktu. Apalagi dengan perangkat elektronik. Saya juga tidak terlalu memaksakan diri, hanya fokus pada pengujian bagian-bagiannya. Tapi lap time saya cukup konsisten dan bagus. Saya menikmati tes. Terutama karena sejauh ini semua part baru memberikan efek positif pada saya.”

“Saya hanya harus berhati-hati agar saya tidak jatuh dengan part-part baru seperti sasis atau fairing. Terkadang sulit menemukan keseimbangan yang tepat antara kecepatan dan risiko. Itulah mengapa, setiap saat saya harus mengendarai dengan kecepatan 90 persen. Itulah alasan kami melakukan tes. Saya harus tetap tenang, saya sudah jatuh dua kali. Dan saya menghancurkan motor dengan kecepatan tinggi. Alex juga jatuh beberapa kali, Lucio Cecchinello hanya bisa tertawa kecil,” tutupnya.

Leave a Reply