Danilo Petrucci: Motor KTM Mirip Ducati, Namun Masih Perlu Adaptasi

0

RiderTua.com – Danilo Petrucci: Motor KTM mirip Ducati… Saat tes pertama MotoGP musim 2021 di Qatar, pembalap baru Tech3-KTM, Danilo Petrucci masih sedikit mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan RC16. Dia hanya finis di posisi ke-22 pada hari terakhir tes pertama di Qatar. Namun begitu, Petrux sudah kompetitif meski hanya menggunakan ban bekas. Tapi dia juga harus meningkat dengan ban baru. Tak salah jika dia ingin tampil maksimal pada balapan pertama di Sirkuit Losail yang digelar pada 26-28 Maret mendatang. “Tentu saja, terlebih dulu saya harus terbiasa dengan tombol baru di dasbor. Semuanya terlihat sedikit berbeda. Misalnya, di hari pertama saya belum menggunakan pengatur ketinggian yang tepat hingga larut malam,” ujar Petrucci…

Danilo Petrucci: Motor KTM Mirip Ducati

Selang 3,5 bulan setelah balapan final Kejuaraan Dunia 2020 di Portugal, Danilo Petrucci kembali menggeber motor MotoGP-nya. Tahun ini tidak lagi memperkuat Ducati, Petrux kini menjadi pembalap tim KTM-Tech3 Factory Racing. Selain Pol Espargaro (Repsol Honda), pemenang MotoGP dua kali itu adalah pembalap yang berganti merek musim ini.

Untuk pertama kalinya dia diizinkan menunggangi KTM RC16 pada tes hari Sabtu dan Minggu (6-7 Maret) di Sirkuit Losail sepanjang 5.380 km. Hasil yang mampu diraih pembalap asal Italia itu masih belum menonjol. Dia hanya nangkring di peringkat ke-22, 1,8 detik di belakang pembalap tercepat Fabio Quartararo (Yamaha).

Meski hasil yang dicapai Danilo belum memuaskan, pemilik tim Tech3 Herve Poncharal tak mau melebih-lebihkan. Pria asal Prancis itu berkata, “KTM sudah bekerja keras di musim dingin, jadi kami masih harus menguji beberapa bagian baru yang lain. Kami melakukannya dengan kedua pembalap pada 2 hari pertama tes. Sekarang jadi lebih jelas dan dapat memberikan banyak umpan balik kepada teknisi KTM.”

Poncharal melanjutkan, “Tentu saja menarik, untuk mendengar pendapat Danilo tentang KTM setelah bertahun-tahun bersama pabrikan lain. Dia menegaskan bahwa dia senang dengan motor itu. Namun masih dalam proses adaptasinya. Kami akan terus bekerja bersamanya mulai hari Rabu hingga Jumat. Dia akan semakin memperkecil jarak dari tempat pertama.”

“Begitu Danilo merasa benar-benar nyaman dengan motornya, dia akan memacu lebih kencang. Sementara dengan Iker, kami harus sedikit bersabar karena dia tidak mengendarai motor MotoGP sejak Oktober. Kami senang dia masih di level Danilo. Pada tes tiga hari nanti, kami juga mulai mempersiapkan diri untuk dua balapan. Meskipun posisinya bukan yang paling menarik yang pernah kami lihat dalam hidup kami, kami yakin akan semakin dekat ke puncak dengan dimulainya latihan bebas MotoGP resmi pada 26 Maret.”

Masih Membiasakan Diri dengan RC16

Ketika Danilo Petrucci ditanya, setelah 6 tahun di Ducati, seberapa sulitkah melakukan peralihan ke KTM? Dia menjawab, “Tentu saja, terlebih dulu saya harus terbiasa dengan tombol baru di dasbor. Semuanya terlihat sedikit berbeda. Misalnya, di hari pertama saya belum menggunakan pengatur ketinggian yang tepat hingga larut malam.”

“Pertama saya ingin memahami karakter motornya. Dan untuk saat ini saya masih lebih cepat dengan ban bekas dibandingkan dengan ban baru. Itu artinya kami masih memiliki banyak waktu untuk melakukan perbaikan. Catatan waktu yang diraih dengan menggunakan ban bekas sangat bagus, itu membuat saya senang. Saya memacu, tapi di sisi lain saya belum berlebihan. Karena kami masih harus meningkatkan set-up dasar kami. ”

“Saat ini saya senang dengan keunggulan mesin KTM dan cara transfer tenaga ke ban belakang. Di hari pertama saya memiliki terlalu banyak traksi. Tapi itu tidak terlalu membantu saat melahap tikungan. Itu sebabnya kami harus menyeimbangkan motor dengan lebih baik. Karena KTM juga memiliki mesin V4, mesinnya bekerja sangat mirip dengan yang saya gunakan sebelumnya. Tapi itu semua baru bagi saya, dan kami masih harus memikirkan cara mana yang harus diambil. ”

Sejauh ini, Petrux belum menetapkan tujuan khusus untuk tes kedua di Losail. “Tentu saja saya ingin mendekati waktu terbaik pada hari Jumat. Mulai Rabu, saya pasti ingin membalap lebih cepat dari sebelumnya. Saya ingin kompetitif untuk dua balapan di Doha. Tujuan balapan adalah memperebutkan posisi teratas,” ujar Petrucci.

Bagaimana Petrucci memandang atmosfer di tim KTM Tech3? “Iklimnya sangat bagus. Sangat tenang dan teknisi sangat mendukung. Suasananya santai,” pungkas pembalap berusia 30 tahun itu.

Leave a Reply