Loris Reggiani: Cedera Marquez yang Salah Pembalapnya!

0
Loris Reggiani: Cedera Marquez yang Salah Pembalapnya
Loris Reggiani: Cedera Marquez yang Salah Pembalapnya

RiderTua.com – Cedera Marquez yang salah adalah pembalapnya.. Dilansir media corrieredellosport.it (02/02), Loris Reggiani kembali memberikan komentar yang memancing reaksi.. Mengenai cederanya, Marc Marquez harus dewasa, yang harus disalahkan adalah pembalapnya. Bukan dokter seperti dikemukakan oleh beberapa pendapat.. Reggiani mengerti jika Marc menyalahkan orang lain jika dia masih kecil. Namun Marc usianya jelang 28 tahun seharusnya seorang yang sudah dewasa. Seorang pembalap harus bertanggung jawab atas pilihan yang dia buat. Dan menurutnya tidak ada dokter yang memaksa pembalap untuk balapan.. Komentar Loris Reggiani ini menyusul penyelidikan Honda terhadap kasus ini. Bahkan tentang jendela, Reggiani tidak percaya sedikit pun, plat patah itu karena latihan.

Loris Reggiani: Cedera Marquez yang Salah Pembalapnya

Loris Reggiani kembali mengemukakan pendapatnya tentang Marc Marquez.. Mantan 8 kali pemenang balapan, dan orang yang sukses di Aprilia pada tahun 1987, memang berani mengelaurkan pendapatnya pada kasus sensitif penyelidikan Honda terhadap Marc Marquez. Hal ini bertujuan untuk mengetahui penyebab pecahnya plat yang dipasang pada humerus juara delapan kali tersebut. Yang terakhir berbicara tentang kecelakaan di rumah setelah membuka jendela. Reggiani tidak percaya sedikit pun.

Loris Reggiani: Cedera Marquez yang Salah Pembalapnya-motogp
Loris Reggiani: Cedera Marquez yang Salah Pembalapnya

Loris Reggiani sekarang menjadi konsultan untuk media Motosprint. Pendapatnya sangat jelas dan lugas. Dan khususnya pada kejadian yang menimpa Marc Marquez. Akhir-akhir ini, dia juga mengatakan semua itu akibat Karma, yang mengacu pada peristiwa tahun 2015 melawan Rossi.

Marc Sudah Dewasa

Kali ini Loris Reggiani menafsirkan fakta yang menyebabkan operasi kedua Marc, musim panas lalu. Menurutnya Marc Marquez harus dewasa.. “Satu-satunya yang harus disalahkan adalah pembalapnya. Bahwa dia menyalahkan orang lain adalah sesuatu yang akan saya mengerti jika dia masih kecil. Namun juara dunia berusia (dua minggu lagi 28 tahun) harusnya seorang dewasa. Seorang pembalap harus bertanggung jawab atas pilihan yang dia buat”.

Reggiani menambahkan… “Anda tidak dapat memikirkan seorang dokter yang memaksa Anda untuk naik motor, terutama seorang pembalap dengan kepribadian seperti Marquez (kemauannya kuat). Dia tidak merusak platnya saat mencoba kembali ke Jerez atau membuka jendela. Mereka menyembunyikan sesuatu dari kita dan kita mungkin tidak akan pernah tahu. Menurut saya, dia cedera saat latihan,” kata Loris Reggiani dan pendapatnya ini pasti akan memancing reaksi dari berbagai pihak…

Leave a Reply