Categories: MotoGP

Morbidelli Layak Berada di Tim Pabrikan [Edisi Yamaha Salah Lagi]

RiderTua.com – Franco Morbidelli sekarang layak berada di tim pabrikan Yamaha.. Yamaha pantas mendapat pujian karena telah mempercayai Morbidelli setelah musim 2018 yang membosankan di Honda. Namun kemudian pabrikan Garputala itu terpesona oleh rookie Fabio Quartararo.. Sedemikian rupa sehingga mereka tidak ragu untuk menurunkan Valentino Rossi ke tim satelit. Salah berlapis?… Sayang sekali Morbidelli alami kerusakan mesin di MotoGP Jerez-2 dan insiden crash di Austria-1 dengan Johann Zarco. Kalau tidak, kita akan memiliki akhir musim yang berbeda. Edisi Yamaha salah lagi, tapi salah berapa kali ya.. dua atau tiga kali salah strategi?

Franco Morbidelli Layak Berada di Tim Pabrikan Yamaha!

Franco Morbidelli memenangkan kemenangan MotoGP ketiganya di Valencia dan mengukuhkan dirinya sebagai pembalap terbaik di skuad Yamaha. Di Portimao dia bisa menjadi runner-up. Franco Morbidelli membuat Yamaha kagum dengan kemenangan ketiganya musim ini.

Ketika hanya menyisakan satu balapan di akhir musim MotoGP, pembalap Italia-Brasil itu menjadi pembalap terbaik Yamaha dengan 142 poin. lebih banyak +12 poin atas Maverick Vinales, lebih tinggi +17 poin atas Fabio Quartararo, dan bahkan +80 dari gurunya, Valentino Rossi..

Sementara itu rival pabrikan dia unggul +4 poin atas Alex Rins yang akan memperebutkan gelar runner-up pada hari Minggu di Portimao. Berbeda dengan kemenangan di Misano dan Teruel, kali ini Frangky harus melawan Jack Miller yang galak, dan tanpa beban. Duel panas Morbido dan Jack di MotoGP Valencia, terkadang mengingatkan kita kembali akan pertarungan antara Andrea Dovizioso dan Marc Marquez di tahun-tahun sebelumnya.

Morbidelli Layak Berada di Tim Pabrikan [Edisi Yamaha Salah Lagi]

Salah Pilih Pembalap?

Di kubu Yamaha mereka tidak hanya membuat kesalahan teknis, tetapi juga strategi pembalap. Mereka sudah merekrut Fabio Quartararo pada awal Januari, tanpa mengendus potensi tersembunyi Morbidelli (padahal jelas-jelas dia juara dunia). Sedemikian rupa sehingga mereka telah memberinya M1 2019 untuknya.

“Di awal tahun saya agak marah (manusiawi) karena mereka akan memberi saya motor tahun lalu (spek lama). Tapi saya menyalurkan amarah saya dengan benar, di rumah, di pit, kami bisa menyempurnakan motor ini, yang ternyata tidak seburuk itu, dan bekerja di banyak sirkuit,:” kenang Morbidelli.

Namun tak lupa berkat ptangan dingin dan pengalaman hebat Ramon Forcada (yang dibuang oleh Maverick Vinales) yang membantu mengumpulkan tiga kemenangan dan podium di mana dia memimpin dari lap pertama hingga terakhir. Seperti yang biasa dilakukannya dengan Jorge Lorenzo di masa jayanya …

Morbidelli Layak Berada di Tim Pabrikan

Franky The Sniper

Kali ini Franco Morbidelli terbukti tidak hanya sempurna, tetapi juga siap untuk pertarungan jarak dekat. Di balik wajah yang cool dan tenang itu Morbidelli adalah seorang sniper MotoGP yang tinggal menunggu pertimbangan lebih dari Yamaha. “Saya tahu saya keras jika dalam pertarungan, tapi saya hanya melakukannya di Moto2 atau untuk posisi yang tidak dihitung. Saya menguji diri saya sendiri dan keluar dengan baik”.

Yamaha pantas mendapat pujian karena telah mempercayainya setelah musim 2018 yang membosankan di Honda, tetapi kemudian pabrikan Iwata terpesona oleh rookie Fabio Quartararo, sedemikian rupa sehingga mereka tidak ragu untuk menurunkan Valentino Rossi ke tim satelit. Sayang sekali karena kerusakan mesin di Jerez-2 dan insiden crash di Austria-1 dengan Johann Zarco. Kalau tidak, kita akan memiliki akhir musim yang berbeda.

Kini Yamaha sudah memikirkan masa depannya lebih jauh lagi, terbukti dengan keterlibatan Cal Crutchlow sebagai tes rider. Tetapi dia harus berurusan dengan hasil Franco Morbidelli, terutama jika di Portimao dia menjadi runner-up dan pembawa standar terbaik merek garputala.

Untuk dua musim MotoGP berikutnya (Hingga 2022) tidak akan ada ruang bagi Morbido di tim pabrikan, apa pun hasil yang diperoleh. Dia harus mempersenjatai Morbidelli dengan motor dan komponen yang sangat berbeda. Honda, KTM dan Ducati menurunkan empat motor spek pabrikan, Yamaha adalah satu-satunya pabrikan yang hanya menurunkan tiga motor resmi… Namun justru ada sisi positifnya, sebagai pengingat bahwa motor 2020 tidak ada lonjakan performa dari versi lama yang dipakai Morbidelli..

This post was last modified on 17 November 2020 18:51

ridertua

Leave a Comment

Recent Posts

Penjualan Mobil Hybrid Suzuki Catatkan Hasil yang Positif

RiderTua.com - Suzuki telah mencatatkan hasil penjualan mobil yang cukup bagus selama bulan Maret 2024 di Indonesia. Tercatat ada kenaikan…

27 April 2024

Toyota Hadirkan Dua Mobil Listrik Terbarunya!

RiderTua.com - Toyota kini memiliki sejumlah mobil listrik yang dijualnya di pasar global. Salah satunya bZ4X yang menjadi andalannya di…

27 April 2024

Toyota Alphard Kini Lebih Irit Bahan Bakar Dengan Teknologi Hybrid

RiderTua.com - Mobil hybrid Toyota di Indonesia kini cukup banyak modelnya dan dijual dalam harga yang bervariasi pula. Kebanyakan modelnya…

27 April 2024

Jorge Martin : Motor Tidak Ada Getaran!

RiderTua.com - Meski berada di posisi ke-5 dalam timesheet pada latihan hari Jumat di Jerez, Jorge Martin merasa dirinya jauh…

27 April 2024

Chery Tingkatkan Kapasitas Produksi Omoda E5!

RiderTua.com - Penjualan mobil Chery selama beberapa bulan terakhir di Indonesia masih cukup bagus. Terlebih bagi mobil listrik terbarunya, Omoda…

27 April 2024

Dua Motor Ducati Baru yang Segera Meluncur di Indonesia!

RiderTua.com - Seperti yang kita tau, Ducati punya pilihan model yang cukup fantastis dan desainnya keren-keren. Nanti pada tanggal 3-5…

27 April 2024