BMW Motorrad R18 Classic, Moge Jadul Nan Gagah!

BMW Motorrad R18 Classic

RiderTua.com – Secara resmi BMW Motorrad meluncurkan R18 Classic dalam debut perdananya. Motor gede ini merupakan versi teranyar dari model aslinya yang diluncurkan pada bulan April lalu. BMW Motorrad R18 Classic tampil dengan desain yang tentu saja klasik dan jadul mirip motor tahun 90-an. Jadi sebenarnya apa yang membedakannya dengan R18 biasa?

BMW Motorrad R18 Classic Tampil Klasik dan Jadul

Dari modelnya memang masih sama dengan R18, hanya saja BMW memberikan sentuhan klasik yang begitu kental pada desainnya. Contohnya bentuk headlamp dan foglamp yang membulat hingga windshield ala motor patroli polisi. Semua itu menghasilkan kesan seperti menunganggi motor klasik yang begitu berharga.

Kemudian setangnya dibuat lebih lebar untuk mempermudah penggunanya saat mengendarai motor. Joknya lebih tipis tapi rata, dengan jok belakang penumpang yang bisa dicopot sesuai keinginan pemilik, tak seperti R18 standar. Uniknya model Classic ini sudah dilengkapi dengan box tambahan di sisi kanan-kiri motor dan bisa dilepas juga.

BMW Motorrad R18 Classic

Model Klasik

Secara garis besar, R18 Classic masih memakai spesifikasi dengan model aslinya, seperti salah satunya suspensi belakang. Lalu mesin boxer 1.802 cc OHV bertenaga 91 hp dan torsi 117 lb-ft tetap sama, tak ada ubahan apapun dari BMW. Walau begitu, produsen asal Jerman ini mengubah sedikit speknya agar kesan klasiknya makin terasa.

Yang paling mencolok yaitu desain knalpotnya, terlihat begitu berbeda dengan R18 biasa yang menyerupai perut ikan. Sementara untuk model Classic terlihat hampir lurus dan memanjang dari mesin hingga sisi kiri motor di bagian belakang. Peleknya hanya berukuran 16 inci ketimbang 19 inci, tapi hasilnya cukup bagus dari apa yang diekspetasikan.

Entah berapa harga yang dipatok untuk R18 versi Classic ini, mungkin bisa lebih mahal dari R18 standar kalau dilihat dari ubahannya. Motor ini tentu cocok bagi mereka yang ingin motor gede selain Harley-Davidson, sekaligus pecinta motor klasik.

Be the first to comment

Leave a Reply