All New Yaris Kurang Cocok Dijual di Indonesia

RiderTua.com – All New Yaris kurang cocok untuk dijual di Indonesia. Memang jauh sebelum Yaris Facelift diluncurkan, mobil hatchback ini sudah memasuki generasi keempat di Jepang. All New Yaris kurang cocok di Indonesia karena beberapa penyebab. Dari spek yang tak sesuai dengan permintaan pasar dan sebab lainnya.

Baca juga: Toyota Luncurkan Yaris Facelift di Indonesia

All New Yaris Kurang Cocok Karena Beberapa Penyebab

All New Yaris pertama kali ditampakkan penampilannya pada tanggal 16 Oktober 2019 lalu, jauh sebelum Yaris Cross dikenalkan. Walau sebenarnya mobil ini pernah terlihat diuji di sirkuit Nurburgring tiga bulan sebelumnya. Sepertinya Toyota ingin menguji performa mobilnya sebelum dikenalkan dan dijual secara resmi.

Dari modelnya saja sudah terlihat berbeda jauh dengan generasi ketiganya, dengan desain lebih minimalis dan imut tapi tetap sporty. Berbeda jauh dengan rival utamanya, Honda Jazz alias Fit, dimana generasi terbarunya malah menghilangkan kesan sporty-nya. Selain dibuat lebih kompak, kelihatannya All New Yaris ini makin ceper dengan ground clearance lebih rendah.

All New Yaris kurang cocok di Indonesia

Belum Cocok

Meski dengan segala kelengkapan tersebut, ternyata itu tak membuat Toyota Astra Motor (TAM) begitu tertarik dengan All New Yaris. Malah mereka mendatangkan Yaris Facelift untuk model generasi ketiganya di Indonesia. TAM memang sudah tahu soal keberadaan Yaris generasi keempat di Jepang, tapi mereka tak yakin bisa membawanya kesini.

TAM menjelaskan kalau tiap negara atau suatu kawasan sudah punya Yaris ‘versinya sendiri-sendiri’. All New Yaris di Jepang serta Eropa memang dikhususkan untuk dijual disana, layaknya All New Jazz, karena speknya sudah disesuaikan dengan permintaan pasar. Jadi rasanya kurang cocok kalau dijual di negara yang bukan tujuannya, termasuk Indonesia.

Tapi bisa saja Toyota membuat Yaris generasi keempat versi luar Jepang dan Eropa, dengan begitu model all new-nya bisa terbagi rata di seluruh dunia. Walau ini tergantung dari keputusan Toyota sendiri, mau dibuatkan versi lainnya atau malah menyegarkan generasi ketiganya terus menerus. Ditakutkan kalau nantinya bakal tertahan di generasi tersebut.

Be the first to comment

Leave a Reply