Kia dan Hyundai Recall 600 Ribu Mobil Karena Ini !

(Foto: Uzone)

RiderTua.com – Belum sampai akhir tahun, Kia dan Hyundai umumkan recall sebanyak 600 ribu unit mobilnya. Mungkin ini menjadi sesuatu yang tak biasa, karena keduanya belum pernah menarik produknya bersamaan. Kia dan Hyundai recall mobil karena masalah mesin pada sejumlah produk. Bahkan disebutkan kalau dibiarkan begitu saja, maka mesin bisa terbakar!

Baca juga: Kenapa Kia Tidak Jualan Mobil Listrik di Indonesia ?

Kia dan Hyundai Recall Mobil Karena Masalah Mesin

Sepanjang separuh tahun 2020, sudah terjadi beberapa kali recall yang dilakukan oleh produsen mobil. Baru-baru ini Honda, Toyota-Daihatsu, dan Nissan-Mitsubishi di kawasan ASEAN menarik sejumlah produknya karena masalah fuel pump atau pompa bensin. Lebih buruknya lagi, sejumlah diantaranya adalah produk yang laris manis di pasar.

Terakhir Toyota menarik sebagian kecil produknya di Indonesia karena masalah mesin. Kini giliran Hyundai-Kia yang menarik lebih dari 640 ribu unit mobil di kawasan Amerika Serikat dan Kanada. Masalahnya masih terkait soal mesin, hanya saja cukup berbeda, karena ini berhubungan dengan cairan rem yang bisa bocor.

Kia dan Hyundai recall mobil karena masalah mesin

Harus Ditangani

Mungkin kedengarannya seperti oli bocor yang sering ditemukan pada mobil kebanyakan, tapi ingat kalau ini masalah cairan rem, bukan oli. Bahkan katanya masalah ini jauh lebih berbahaya dari oli bocor, karena jika dibiarkan, dan korsleting dapat membakar mesin. Ternyata masalah ini sudah lama menjadi momok bagi Kia-Hyundai, walau entah mengapa mereka baru menariknya sekarang.

Unit yang kena dampak dari masalah ini yaitu Kia Sorento, Kia Optima, dan Hyundai Santa Fe dengan tahun produksi 2013-2015. Masalah ini sempat tercatat terjadi selama 15 kali dalam sebuah laporan, dan delapan diantaranya berasal dari pemilik mobil Kia. Setelah mendapat banyak laporan tersebut, akhirnya keduanya baru menarik tiga produknya.

Kampanye recall ini akan dimulai pada tanggal 15 Oktober sampai 23 Oktober, dan Kia-Hyundai sudah mengirim pemberitahuan kepada pemilik mobil yang terdampak. Seperti biasanya, pemilik yang mau memperbaiki mobilnya tak perlu mengeluarkan biaya perbaikan alias gratis. Belum jelas apakah penarikan ini bisa menjalar ke negara lain, kalau Indonesia rasanya mungkin terjadi, walau hanya Santa Fe yang dijual disini.

Be the first to comment

Leave a Reply