Akibat ‘Korbankan’ Valentino Rossi Yamaha Sulit Sendiri!

Manajer Yamaha itu menekankan bahwa perjanjian Rossi masih menunggu tanda tangan yang menghubungkan Valentino dan Petronas, dan tentu saja Yamaha, yang bertanggung jawab untuk membayar gaji Rossi

Valentino Rossi 'Ditinggal' Kepala Mekaniknya, David Munoz Kemana?
Valentino Rossi 'Ditinggal' Kepala Mekaniknya, David Munoz Kemana?

RiderTua.com – Akibat ‘korbankan’ Valentino Rossi Yamaha sulit sendiri. Yamaha memberi ‘tongkat komando garputala‘ kepada Maverick Vinales yang diambilnya dari Rossi sebagai pengembang M1. Yamaha MotoGP juga mencopot singgasana Valentino dan diberikan untuk Fabio Quartararo. Semua demi menjaga pembalap mudanya dari incaran Ducati yang lapar. Yamaha lebih memilih memindahkan Rossi ke Petronas, meski yang membayar gaji Valentino adalah Yamaha. Karena kontraknya dengan Yamaha MotoGP.. Namun ada indikasi kesulitan justru menimpa tim Jepang itu.. Diawali dengan musim ini, Petronas rupanya juga tidak mau begitu saja di atur, demikian pula Rossi tidak semudah itu memindahkannya, belum masalah teknis yang rumit..

Akibat ‘Korbankan’ Valentino Rossi Yamaha Sulit Sendiri

Akibat 'Korbankan' Valentino Rossi Yamaha Sulit Sendiri
Akibat ‘Korbankan’ Valentino Rossi Yamaha Sulit Sendiri

Kondisi kesehatan mesin Yamaha M1 musim ini memburuk dan terbatuk-batuk. Semua pembalap terlihat boros dengan pemakaian mesin, beberapa mesin yang “ambyar” [macet], tidak bisa mencapai garis finis. Menyusul masalah katup, klep atau valve mesin M1 yang diragukan keandalannya akibat masalah di tingkat pemasok spare part..

Namun meskipun guncangan yang terjadi di seri Austria maupun performa yang ‘kurang daya saing’ dari Yamaha YZR-M1 2020 tampaknya tidak akan menghentikan Valentino Rossi untuk terus membalap di MotoGP 2021.

Pembalap asal Tavullia ini hanya bisa naik podium satu kali tahun ini, menempati posisi ketiga di GP Andalusia, di mana Yamaha benar-benar kompetitif dibandingkan dengan tim dari pabrikan lainnya. Namun mulai Brno dan lanjut ke Austria motor prototipe M1 buatan Iwata ini mengalami penurunan performa… Namun Valentino justru menjadi yang terbaik di antara rider Yamaha dalam dua balapan berturut-turut yang diadakan di Red Bull Ring. Mungkin ini satu-satunya hiburan bagi Rossi melihat kondisi mesin Yamaha yang drop… M1 sangat menderita di Austria.

Yamaha yang berharap dengan para pembalap muda-nya justru melempem di awal. Dalam kondisi sulit pembalap berpengalaman dan penuh ketenangan di butuhkan. Dan Rossi adalah jawaban dan sekaligus membuktikannya. Quartararo yang entah kenapa bisa melorot performanya, Vinales yang salah mengambil keputusan dan berakibat remnya meletus… Adalah bukti pengalaman dan pengambil keputusan yang tepat dibutuhkan di saat-saat genting…

Ketika Rossi di pindah ke Petronas dengan dukungan penuh Yamaha justru dia akan sedikit bisa bernafas. Beban utama tim ada di pembalap resmi (Fabio Quartararo – Maverick Vinales) tahun depan.. Dan seri Misano, kemungkinan masa depan Valentino Rossi masuk dalam tim Petronas Yamaha SRT akan diumumkan. Namun lagi-lagi strategi Yamaha ini tidak akan mudah..

Pihak Ketiga

Lin Jarvis Minggu lalu di Austria mengatakan. “Orang yang paling membuat kontrak Rossi lambat adalah aku. Ini adalah proses yang rumit karena ada tiga pihak yang terlibat (Yamaha-Rossi-Petronas).”

Manajer Yamaha itu menekankan bahwa perjanjian Rossi masih menunggu tanda tangan yang menghubungkan Valentino dan Petronas, dan tentu saja Yamaha, yang bertanggung jawab untuk membayar gaji Rossi.. “Valentino akan memiliki kontrak dengan Yamaha, tetapi dia akan pergi ke tim Petronas yang memiliki sponsor sendiri. Jadi kami membutuhkan kesepakatan tiga arah, dan percayalah, ini rumit dan butuh waktu untuk memulai.”

Jarvis meyakinkan bahwa urusannya yang menyangkut dengan Yamaha sudah selesai, dan sekarang hanya ‘OK’ dari pengacara dari semua pihak yang terlibat yang belum ada. Untuk membubuhkan tanda tangan pada kontrak: “Sebenarnya, saya dapat mengatakan bahwa saya kirim laporan lengkap dan final agar semuanya sudah ada. Ada tim legal dari Malaysia, Jepang dan juga Valentino, jadi ribet. Tapi tidak ada yang menghalangi, anggap saja tidak penting. Tidak ada pemblokiran, tidak ada penghalang. Ini hanya masalah formalitas, ” yakin Lin Jarvis…

Akibat 'Korbankan' Valentino Rossi Yamaha Sulit Sendiri!

Kapan Resminya?

Terakhir, terkait kemungkinan kapan tanggal pengumuman kesepakatan Rossi dengan Petronas, Jarvis berharap bisa meresmikannya pada balapan akhir pekan pertama atau kedua di Misano. Sirkuit yang dekat dengan kampung halaman Rossi: “Saya ingin kita siap untuk Misano, tetapi secara realistis tidak akan mudah untuk siap dalam dua atau tiga minggu. Kami akan memberi tahu Anda, tetapi semuanya sedang berjalan dan kami akan mengumumkan pada waktunya,” tutup Jarvis.

Bahkan memindahkan seorang Rossi tidak akan semudah itu.. Efek brand image Rossi begitu besar dan bernilai.. MotoGP adalah juga bisnis, bukan semata adu kencang. Untuk bisa kencang saja butuh dana dari sponsor, untuk menarik sponsor butuh pembalap yang dipercaya sponsor.. Rossi? apakah perlu bertanya seribu kali untuk mengukur nilai ekonomisnya di bisnis balap ini..?.. ‘Korbankan’ Rossi? jangan sekali-kali berfikir untuk itu.. ciao (*)

Be the first to comment

Leave a Reply