Valve M1 Bermasalah, Honda Siap Persulit Yamaha?

Mesin yang sudah disegel, termasuk mesin bekas, dapat diperbarui dengan cara ini dengan persetujuan bulat dari Komisi MotoGP MSMA dan di bawah pengawasan Direktur Teknik MotoGP atau stafnya.

Valve M1 Bermasalah, Honda Siap Persulit Yamaha
Valve M1 Bermasalah, Honda Siap Persulit Yamaha

RiderTua.com – Valve M1 bermasalah, Honda siap persulit Yamaha?.. Dimana rumor yang berhembus di paddock MotoGP menyebutkan bahwa masalah Yamaha adalah part valve (katup) yang dipasok oleh subkontraktor sebagai sumbernya. Sementara menurut media Perancis, dalam pertemuan MSMA, Honda yang tanpa Marc Marquez, berpotensi untuk tidak mengizinkan modifikasi mesin tersegel Yamaha. Atau paling tidak, mengulur waktu dengan mengajukan pertanyaan yang sangat sulit dijawab oleh Yamaha. Dilansir media Italia gpone, dalam rapat antar pabrikan MotoGP, Kamis lalu Honda berlaku sebagai ‘oposisi’ yang meminta klarifikasi..

Valve M1 Bermasalah, Honda Siap Persulit Yamaha?

Valve M1 Bermasalah
Valve M1 Bermasalah?

Di MotoGP 2020 ada dua pabrikan yang terkendala masalah keandalan terkait mesin yaitu Aprilia dan Yamaha. Meskipun Yamaha infonya sudah menemukan sumber kerusakan.. Namun baik Aprilai maupun Yamaha membutuhkan persetujuan bulat dari pabrikan lain asosiasi pabrikan (MSMA) untuk dapat mengubah spare part demi tujuan keselamatan.

Yamaha yang sudah menarik tiga mesin dari alokasi pembalapnya, satu milik Valentino Rossi, satu kepunyaan Maverick Vinales, dan satu lagi untuk Franco Morbidelli. Hanya Fabio Quartararo yang tidak mengalami kerusakan saat ini.

Sejauh ini, Franco Morbidelli dan Maverick Vinales sudah mulai menggunakan mesin ke-5 atau terakhir. Sementara Valentino Rossi dan Fabio Quartararo mesin ke-empat.

motogp-yamaha-engine-yzr-m1-2017
Engine MotoGP Yamaha M1

Valve M1 Bermasalah di tingkat Pemasok

Dikabarkan bahwa masalah dengan katup (valve) yang dipasok oleh subkontraktor yang menjadi penyebab masalah tim Yamaha. Namun juga ada yang menyebutkan dugaan lain yang sulit untuk memperbaiki.

Meski begitu, di paddock tersiar kabar Yamaha segera menurunkan putaran mesinnya sebesar 300 RPM untuk alasan keselamatan. Dimana kalau menurunkan rpm jelas sepenuhnya legal, sambil menunggu tanggapan dari MSMA(asosiasi pabrikan motorsport). Mereka juga sudah melakukan pertemuan hari Kamis sekitar jam 5 sore di Red Bull Ring.

Honda menjadi Oposisi

Inilah sebagian kesulitan yang dihadapi Yamaha awal musim ini meskipun mereka memulai dengan gebrakan dua kali menang di GP Spanyol. Sementara Honda yang kesulitan karena absennya Marquez akn melihat ini sebagai peluang menghambat kemenangan lawannya. Di dalam pertemuan MSMA jelas ada Honda yang, punya berkepentingan untuk tidak mengizinkan modifikasi mesin yang tersegel.

Atau, paling tidak, mengulur waktu dengan mengajukan pertanyaan yang sangat tepat yang akan sulit dijawab oleh Yamaha. Dimana dilansir media GPOne, itulah yang akan terjadi kemarin dalam rapat. Dimana Honda menjadi oposisi de facto yang meminta klarifikasi atas kesalahan komponen mesin Yamaha yang dipermasalahkan..

Sepertinya Yamaha berada dalam situasi yang agak buruk karena pengembangan mesin apa pun dilarang hingga akhir tahun 2021. Karena itu, lawan Yamaha akan memiliki kesempatan melakukan “permainan” yang bagus untuk menyeret keluar dari situasi saat ini …

Aturan ‘Modifikasi’ Mesin Tersegel

Namun sebatas untuk keselamatan dan bukan menaikkan performa mesin yang tersegel boleh diperbaiki dengan persetujuan bulat dari Komisi MSMA di MotoGP..

Pengecualian ini akan dibatasi secara ketat hanya untuk memperbaiki masalah yang terbukti memiliki konsekuensi pada keselamatan (suku cadang yang rusak, dengan dokumen pendukung dari pemasok suku cadang untuk mengidentifikasi masalah).

Mesin yang sudah disegel, termasuk mesin bekas, dapat diperbarui dengan cara ini dengan persetujuan bulat dari Komisi MotoGP MSMA dan di bawah pengawasan Direktur Teknik MotoGP atau stafnya.

Be the first to comment

Leave a Reply