Maverick Vinales: Valentino Rossi dan Quartararo Bukan Ancaman bagi Saya!

Maverick Vinales yang sekarang berusia 25 tahun itu adalah satu-satunya pembalap Yamaha yang menang di MotoGP 2019 (Assen dan Sepang).

Valentino Rossi- Maverick Vinales- Fabio Quartararo

RiderTua.com – Sambut musim MotoGP 2020, pembalap Yamaha Maverick Vinales punya kepercayaan diri sangat tinggi. Bahkan dia mengatakan Valentino Rossi dan Quartararo bukan ancaman baginya.. “Sangat penting bagi saya untuk menjadi pembalap Yamaha yang pertama di garis finish,” kata Maverick Vinales. Seperti apa menurutnya Rossi dan Quartararo baginya?

Valentino Rossi  Maverick Vinales  Fabio Quartararo

Pembalap Spanyol yang sekarang berusia 25 tahun itu adalah satu-satunya pembalap Yamaha yang menang di MotoGP 2019 (Assen dan Sepang). Perpanjangan kontrak dengan tim pabrikan Jepang, dikonfirmasi pada Januari.

Valentino Rossi dan Quartararo Bukan Ancaman

Vinales merasa nyaman di Yamaha: “Saya percaya diri, tetapi juga tenang. Aku merasa siap, tetapi saya juga sadar bahwa tidak ada nomor 1 di Yamaha, hanya hasil di trek yang dihitung. Saya mencari stabilitas dan saya menemukannya. Aku sudah sering berganti tim di masa lalu, yang tidak membuat saya merasa memiliki kru di belakang saya. Penting bagi saya untuk memperkuat perasaan tim ini sehingga saya merasakan dukungan penuh dan hanya bisa berpikir tentang membalap.”

Ketika ditanya siapa yang lebih berbahaya di Yamaha antara Valentino Rossi yang berpengalaman atau Quartararo yang lapar akan kemenangan?.. “Saya tidak melihat mereka sebagai bahaya, tetapi sebagai motivasi ekstra untuk menjadi lebih cepat. Memiliki pembalap cepat seperti Valentino di pit, atau Quartararo tahun depan, akan membantu kami mengembangkan M1 lebih lanjut,” jawab Vinales dalam sebuah wawancara dengan media Cycle World.

Valentino Rossi- Maverick Vinales-Fabio Quartararo-Franco Morbidelli

Pembalap Spanyol itu juga menilai hubungannya dengan Rossi selama ini. “Valentino memiliki pengaruh besar pada olahraga ini dan juga pada organisasi Yamaha. Saya pikir kami bekerja sama dengan baik dan belajar banyak. Saya melakukan pekerjaan rumah saya dan mendapatkan kepercayaan dan tempat saya di tim dengan hasil di trek. Ketika saya datang ke Yamaha, saya bisa cepat, yang banyak membantu saya. Tetapi Rossi adalah idola masa kecil saya dan itu merupakan motivasi ekstra bagi saya untuk membalap bersamanya”.

Hubungan Vinales dan Rossi terlihat sangat baik .. “Musim 2018 sangat sulit bagi kita semua. Saya belajar banyak darinya, terutama kemampuannya untuk tetap positif dengan senyum di wajahnya, bahkan jika ada yang salah”.

Be the first to comment

Leave a Reply