Mengesankan! KTM RC16 2020 Tampil dengan Fairing ‘Gigi Hiu’ dan Frame Hibrida di Misano

Apakah perubahan besar ini membawa KTM ke level yang lebih tinggi di MotoGP? Sangat mungkin!

Fairing-Bergerigi-KTM-RC16-2020

RiderTua.com – Tim MotoGP asal Austria, KTM menguji motor RC16 2020 dalam tes privat di Misano. KTM sudah melakukan beberapa perubahan pada RC16-nya, terutama pada sasis dan fairing. Pekerjaan ini masih berlanjut di Misano dengan 4 pembalap resminya.. KTM RC16 2020 tampil dengan fairing ‘Gigi Hiu’ dan frame hibrida di Misano..

KTM RC16 2020 Tampil dengan Fairing ‘Gigi Hiu’ dan Frame Hibrida di Misano

Tepatnya tiga minggu lagi balapan MotoGP pertama tahun ini akan dimulai di Jerez.. Para pembalap KTM sedang gladi resik ( setelah libur lama) dan ujicoba prototipe RC16 mereka demi kesiapan tempur pasukan. Mereka tampaknya lebih kuat dari sebelumnya: setahun bekerja dengan Dani Pedrosa sebagai test rider tampaknya KTM telah membuahkan hasil bagus. Motor RC16 terbaru tampaknya telah mengambil langkah besar, semua pembalap tampak puas dengan peningkatan ini.

Zarco Menyesal Lihat Foto Ini? Ini Evolusi Sasis Baru KTM 2020 ...

Frame Hibrida

KTM mendesain ulang sasisnya secara keseluruhan. Tidak hanya bentuk saja, tetapi juga konstruksi pipa-nya. Sekarang lebih mendekati ke model frame balok (beam frame) daripada rangka tubular yang kita kenal sampai tahun lalu. Tetapi DNA KTM masih ada disana. Karena bagian tabung baja masih bercokol. Kita bisa sebut sasis ini sebagai frame hibrida: 80% pipa dan 20% cor baja(casting-steel ). Namun, tampaknya mengarah ke filosofi frame aluminium, dan mempertahankan karakter kerangka baja.

Frame utama jauh lebih tinggi alih-alih melebar, modelnya cenderung oval. Dimana hal ini secara teoritis seharusnya memberikan kekakuan vertikal KTM, sementara memungkinkannya kelenturan secara horisontal ( lateral flex).

Penampakan Aerofairing Bergerigi KTM RC16 2020, Serbuan Teknologi ...

‘Shark Teeth’ Fairing- Kurangi Efek Vortisitas

Sektor penting lain yang dikerjakan dengan getol oleh KTM adalah fairing aerodinamis. Tidak hanya punya tujuan menciptakan downforce untuk mengurangi roda terangkat (wheelie), tetapi juga membuat motor lebih aerodinamis, untuk meraih kecepatan maksimum (top speed) yang lebih mumpuni.

KTM adalah motor yang sulit untuk dikendarai: Pembalap harus sadar bahwa mengendarai KTM memerlukan gaya balap yang agresif untuk mendapatkan hasil yang terbaik. “Gigi hiu” di sekitar fairing dimaksudkan untuk mengurangi efek vortisitas (efek geser angin)yang dibuat di area ini dan dengan demikian mencegah pembalap agar tidak terguncang. Hal ini akan mengurangi tekanan pada tubuhnya dan membantu motor untuk memotong dengan efek ‘gergaji’ dan membelah aliran udara dengan lebih mudah.

Sasis adalah hal utama yang akan berdampak pada pengendalian motor. Kelengkungannya merupakan perubahan besar dari proyek pertama yang terlihat akhir tahun lalu. Sudut frame yang dilas posisinya berbeda dari sebelumnya.

Hasilnya?

Apakah perubahan besar ini membawa KTM ke level yang lebih tinggi di MotoGP? Sangat mungkin!… Dalam tes Qatar pada awal tahun, rookie Brad Binder mencatatkan waktu kurang dari setengah detik di belakang pembalap tercepat. Sementara Pol Espargaro, Iker Lecuona dan Miguel Oliveira semuanya lebih fokus pada simulasi balapan bukan mencari fastest lap di Losail dan kecepatan mereka sangat mengesankan…!!

Be the first to comment

Leave a Reply