Penjualan Mobil di Indonesia akan Terus Terpuruk ?

(Foto: Carvaganza.com)

RiderTua.com – Para produsen mobil mulai dibuat pusing oleh keadaan pasar otomotif global saat ini. Bagaimana tidak, pandemi yang terjadi membuat hasil penjualan mobil terpuruk. Di Indonesia saja sudah terlihat penurunannya. Mungkin akan terus menurun sampai keadaan sudah kondusif.

(Foto: OtoDriver)
Baca juga: Sigra Kembali Taklukan Brio Satya pada Bulan Maret 2020 !

Hasil Penjualan Mobil Terpuruk

Gaikindo mencatat adanya penurunan penjualan hingga 15,6 persen pada kuartal pertama tahun 2020. Tepatnya hanya mencapai 219.361 unit terjual secara retail, turun dari tahun sebelumnya dengan hasil 259.963 unit. Sepertinya penurunannya cukup signifikan dari yang diperkirakan.

Sementara untuk penjualan pabrik ke dealer tercatat 236.797 unit, turun 6,9 unit dari tahun sebelumnya di periode yang sama. Mungkin kuartal kedua akan mengalami nasib yang serupa jika pandemi masih berlangsung. Tentu inilah yang membuat produsen mobil di Indonesia menjadi pusing dibuatnya.

Proyeksi Penjualan Bulan Depan?

Gaikindo sudah tahu kalau ini akan terjadi, dimana dampak pandemi dapat pengaruhi penjualan mobil. Tentu dampak seperti itu tak bisa dihindari, karena semua segmen industri otomotif ikut kena imbasnya. Dari produksi mobil, distribusi, hingga marketing-nya.

(Foto: Viva)

Bahkan Gaikindo memperkirakan akan terjadi perlambatan pasar hingga semester kedua tahun ini. Penurunan pasar hingga 40 persen sepertinya bisa terjadi, dan keadaan tersebut bertahan sampai bulan Juni-Juli 2020. Gaikindo sendiri belum punya rencana untuk memulihkan pasar setelahnya, karena itu tergantung dari masing-masing produsen.

Dengan keadaan ini, sepertinya total penjualan mobil per tahunnya takka mencapai sejuta unit. Tapi apa boleh buat, produsen harus menghentikan segala aktivitas, berharap pandemi ini bisa berakhir seperti yang diperkirakan sebelumnya.

Be the first to comment

Leave a Reply