Penjualan Nissan Livina Belum Membaik Walau Sudah Facelift

RiderTua.com – Tak terasa sudah setahun lebih sejak Nissan Livina mendapat penyegaran total. Mobil LMPV ini ‘meminjam’ basis dari Mitsubishi Xpander, dan hasilnya yaitu Livina Facelift ‘MPV rasa SUV’. Meski begitu, diketahui penjualannya masih belum membaik. Bahkan setelah mendapat perombakan besar-besaran tersebut.

Baca juga: Inilah Wajah Nissan X-Trail Model Terbaru !

Penjualan Nissan Livina Facelift Belum Membaik?

Setelah diluncurkan, New Livina mampu menarik perhatian konsumen Indonesia. Tentu saja karena desainnya yang serupa dengan ‘kembarannya’, Xpander. Sehingga ini membuat Livina meraih hasil penjualan wholesales sebanyak 2.435 pada Maret 2019 lalu.

Saat itu tren ‘MPV rasa SUV’ dilirik oleh konsumen Indonesia. Terlebih Xpander menjadi mobil yang laris manis, bahkan hasil penjualannya mengungguli Toyota Avanza. Bisa dikatakan, tahun 2019 menjadi tahun ‘keberuntungan’ bagi Xpander-Livina.

‘Performa’ yang Mulai Menurun

Namun entah mengapa penjualan Livina pada bulan April 2019 anjlok menjadi 635 unit, meski di bulan Mei naik menjadi 1.056 unit. Kemudian sejak saat itu, penjualannya terus naik-turun. Hingga pada bulan Desember 2019, Livina terjual sebanyak 346 unit.

Memasuki tahun 2020, hasilnya sedikit membaik dari bulan sebelumnya. Seperti di bulan Januari yang tercatat meningkat hingga 406 unit dan Februari mencapai 523 unit. Tapi lagi-lagi hasilnya menurun di bulan Maret, dengan 259 unit terjual.

Dari persaingan yang ketat hingga dampak pandemi menjadi penyebab kenapa penjualan Livina menurun. Sepertinya Nissan akan menghadapi masa sulit seperti sekarang ini, meski Livina sudah disegarkan.

Be the first to comment

Leave a Reply