
RiderTua.com – Mobil – Saat ini keadaan dunia tengah berada di dalam pandemi. Dunia otomotif juga ikut terkena dampaknya, bahkan menimbulkan beberapa segmen menjadi terganggu. Dari sisi penjualan maupun pameran otomotif. Kini industri otomotif Indonesia yang berada dalam kondisi ‘terancam’ oleh pandemi.

Baca juga: Suzuki Indonesia Ternyata Siapkan Skema Mobil Listrik
Industri Otomotif Indonesia yang ‘Terancam’ oleh Pandemi
Dilansir kompas.com (11/04/2020), keadaan seperti ini memaksa seluruh produsen untuk menghentikan aktivitas produksi. Memang masih ada yang tetap melanjutkan kegiatannya, tapi dengan jam kerja yang dikurangi. Tentu ini memberi dampak besar bagi kerja industri.
Dengan penurunan aktivitas ini, maka penjualan mobil bisa terancam. Gaikindo menyebut kalau hasil penjualan di tahun ini bisa merosot hingga 600 ribu unit. Artinya akan ada 400 ribu unit yang ‘hilang’ dari jumlah tersebut, bahkan bisa lebih dari itu jika pandemi berlangsung cukup lama.
Gaikindo juga melihat kalau laju industri otomotif akan melambat hingga 40 persen dari tahun sebelumnya. Sepertinya ini akan memberi pukulan berat bagi produsen otomotif di Tanah Air. Memang tak hanya Indonesia yang merasakannya, tetapi di seluruh dunia.

Lalu Gaikindo belum bisa memprediksi keadaan industri otomotif setelah pandemi berakhir. Mungkin bisa saja berakhir seperti China, dimana semua aktivitas bisa berjalan normal seperti dulu. Walau untuk menaikkan penjualan perlu waktu, tergantung dari keadaan pasarnya.
Produsen mobil terus bertahan dengan mencari solusi seperti menjual mobil secara virtual. Lalu peluncuran produk baru bisa disiarkan secara online lewat media sosial.