Benarkah Nissan GT-R Tak Sesuai di Indonesia ?

RiderTua.com – Mobil – Sejak terjadinya kecelakaan yang melibatkan Nissan GT-R, banyak yang meragukan keselamatan mobil sport ini. Padahal GT-R dilengkapi dengan fitur keselamatan yang sudah berstandar. Kalau sudah begini, masih amankah model ini dikendarai di Indonesia? Benarkah Nissan GT-R tak sesuai di Indonesia.

2016 Nissan GT R
2016 Nissan GT R
Baca juga: Nissan GT-R, Mobil Sport yang Melegenda Hingga Kini

Benarkah Nissan GT-R Tak Sesuai di Indonesia ?

Dari bentuknya saja sudah memperlihatkan ciri dari mobil sport. Apalagi jika sudah mengendarainya, tentu tenaganya jauh lebih besar dari mobil biasa. Sehingga mobil ini tak bisa dikebut sembarangan, perlu ada keahlian khusus untuk mengendalikannya.

Melansir detik.com (06/04/2020), GT-R ‘dipersenjatai’ oleh mesin 3,8 liter V6 turbo. Tenaga yang dihasilkan bisa sebesar 565 hp, bahkan untuk tipe Nismo bisa mencapai 600 hp. Tentu tenaga yang dimiliki ‘Godzilla’ ini terbilang cukup ‘gede’ untuk ukuran sportcar.

GT-R tak hanya populer di Indonesia, tetapi juga di luar negeri seperti Amerika dan Eropa. Sebagian pemiliknya hanya menggunakan GT-R jika ada keperluan, meski ada yang menjadikannya sebagai mobil harian. Tapi dengan keadaan jalan di Indonesia, rasanya tak mungkin untuk bisa dipakai sehari-hari.

Memang jalan di Indonesia identik dengan kemacetan. Sehingga mobil sejenis GT-R tak bisa diajak kebut-kebutan. Bahkan ketika jalan langeng sekalipun, jika tak punya keahlian dalam mengendalikannya bisa berbahaya.

Sebenarnya kegunaan GT-R di Indonesia tergantung pada pemiliknya. Asalkan mereka punya keahlian soal mobil sport atau tak kebut-kebutan di jalan, maka setidaknya masih ‘sah-sah’ saja.

Be the first to comment

Leave a Reply