Batalnya MotoGP Qatar dan Thailand Menguntungkan Marquez

2

RiderTua.com – Batalnya MotoGP Qatar dan Thailand menguntungkan Marquez?. Gelaran perdana MotoGP 2020 terpaksa harus ditunda akibat virus corona. Dilaporkan oleh media speedweek.com, dalam dua bulan, 88 ribu orang di seluruh dunia akan tertular virus corona ini. MotoGP Losail hanyalah permulaan dari serangkaian pembatalan event balap motor di seluruh dunia. Apalagi terlalu banyak orang Italia yang terlibat dalam banyak seri balap. Namun tahukah kamu, pembatalan seri Qatar ini membawa 3 keberuntungan tersendiri bagi tim Honda dan Marc Marquez, apa saja itu? Simak ulasan berikut.

Batalnya MotoGP Qatar dan Thailand Menguntungkan Marquez

Secara kebetulan tim Honda dan Marc Marquez mengalami masa sulit dalam persiapan untuk musim MotoGP 2020. Terutama masalah cedera Marc Marquez. Karena sekali lagi motor Honda RC213V versi 2020 diciptakan sesuai karakter Marquez. Sehingga ketika dia cedera Honda juga mengalami kesulitan menentukan prototipe untuk musim balap 2020.

1. Penyembuhan Cedera Marc

Keuntungan Pertama: Penundaan MotoGP Qatar dan Thailand menjadi poin positif yang mendukung Marc Marquez. Sejak awal, pembalap Spanyol itu terkendala dengan cedera bahunya. Sehingga waktu ekstra atau tambahan satu bulan secara logis membantunya untuk pulih dengan lebih baik dari cedera bahu kanannya..

2. Qatar Trek Sulit bagi Honda

Kedua, karena Qatar adalah sebuah sirkuit yang tidak cocok dengan karakter motor Honda, sebuah trek yang membuat RC213V selalu menderita.. Jika seri Qatar dibatalkan akan menyelamatkan poin Honda. Meskipun secara kasta Marquez selalu finish di urutan kedua dalam dua tahun terakhir.

3. Di Austin Marc Kuat

Dan ketiga, seri MotoGP 2020 akan dimulai di ‘taman bermain’ pribadinya yaitu sirkuit America. Dimana Marc Marquez selalu merajai sirkuit dengan arah putaran counterclock atau berkebalikan arah jarum jam. Pembalap Spanyol itu tak terbendung di trek Austin mulai dari tahun 2013 hingga 2018. Tahun lalu jika dia tidak jatuh mungkin kemenangan abadinya tak akan terputus di GP Amerika..

Jika ada yang merasa beruntung tentunya ada pula yang kecewa.. Adalah Maverick dan Yamaha dimana mereka sudah melihat seribu keajaiban dalam tes tiga hari di Qatar. Juga Ducati dengan pembalap Dovizioso yang ingin mengulang kemenangan di bawah sorotan lampu trek Losail selama dua tahun terakhir. Baik Vinales ataupun Dovizioso terpaksa harus tidur dan bermimpi jika ingin menang di Qatar.. Sementara Marquez dan Honda mimpi indah, karena sirkuit yang menjadi momok menakutkan mereka yaitu Qatar dibatalkan.

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP 7):

  1. Kawasaki Tantang Dorna: Ninja Superbike Diadu dengan Motor Prototipe MotoGP di Sirkuit!
  2. Livery atau Corak Warna Motor MotoGP Terbaik dan Terburuk 2020
  3. Daftar Top Speed MotoGP Qatar Day-1: Ducati Menggila, Suzuki Waspada!
  4. Lorenzo Lontarkan Kata-kata Pedas, Balas Tudingan Zarco!
  5. Setelah Tes Motor Baru, Espargaro Masuk ke Pit dengan Berlinang Air Mata
  6. Stok ‘Pembalap Juara’ Habis, Ducati Balik Kanan Bubar Jalan, Poles Pembalapnya Sendiri!
  7. Hasil Tes Qatar 2020 Day-1: Duo Suzuki Tercepat!

2 COMMENTS

  1. Kalo honda menderita di Qatar, lha yamaha, Suzuki, ktm apa ga jungkir balik ?

    Btw kalo ditunda menguntungkan mamakes, maka kalo nekat digelar, ya malah merugikan hampir seluruh tim, apalagi yg ada mengandung Italy. Mbah tino, dovi, ducati, aprilia bisa2 malah ga ikut balap ?

  2. Ini adalah teori konspirasi antara marc marquez, honda dengan wabah corona.
    Dovi dan ducati adalah yg paling dirugikan dgn konspirasi ini. Klo vinales dan yamaha, sy rasa tdk rugi apa2. Krna vinales dan yamaha selalu kuat di qatar, tapi sebatas uji coba pra musim.

Leave a Reply