Kenapa Valentino Rossi Hanya Mampu Finis Posisi 8 di MotoGP Aragon


RiderTua MotoGP – Kenapa Valentino Rossi hanya mampu finis posisi 8 di MotoGP Aragon. Bertarung di trek dengan cuaca panas di Gran Premio Movistar de Aragón bukanlah tugas yang mudah bagi pasukan Movistar Yamaha MotoGP. Valentino Rossi bersusah payah dan terlihat putus asa memulai sesi latihan dengan kurang sempurna. Apalagi 23-lap di trek MotorLand Aragón merupakan siksaan bagi tim papan atas Yamaha dalam mengejar Honda dan Ducati. Dan inilah perjalanan Rossi start 17 finish posisi 8 di MotoGP Aragon…


Valentino Rossi mengawali balapan dari posisi ke-17 dan memulainya dengan baik. Dia menghindari drama dan kontak dengan kerumunan pembalap dibarisan belakang. Valentino mampu menyodok di tempat ke-12 begitu melewati garis di akhir lap pertama. Kemudian dengan segera mendapatkan tempat lain saat dia menyalip Takaaki Nakagami. Dua lap kemudian pembalap Italia membuat langkah lebih lanjut, bergerak naik dua posisi ketika dia berhasil melewati Johann Zarco. Sementara itu Cal Crutchlow jatuh di lap-5.
Setelah mampu menyelesaikan kemelut awal yang biasa terjadi dalam balapan, akhirnya Rossi berhasil bertahan di tempat kesembilan dan terus mendekat dengan pengendara di depannya. Namun tidak semudah itu, tidak seorang pun menyerah dengan mudah. Dua lap sebelum akhir, dia berhasil menyusul Jack Miller untuk posisi ke-8 dan berhasil selesaikan balapan dengan selisih 15,199 detik dari Marc Marquez..

Kenapa Valentino Rossi Hanya Mampu Finis Posisi 8 di MotoGP Aragon ?

Ternyata saat balapan Minggu, motor Valentino Rossi banyak mendapatkan modifikasi, Rossi dan tim mencoba bekerja dengan cara lain. Mulai Minggu pagi Rossi sudah merasa sedikit lebih baik dengan motor (meningkat) dan tim sudah bisa membuat beberapa penyesuaian untuk balapan. Memang Valentino merasa tidak terlalu cepat. Namun akhir lomba ternyata hasilnya lebih baik dari yang dia harapkan, karena kecepatan Rossi yang konsisten. Intinya hari Minggu lebih baik daripada kemarin saat latihan. Namun Rossi merasa kondisi teknis Yamaha cukup sulit, karena untuk bertarung di posisi top-10 saja sudah sangat sulit untuk saat ini.

Dengan hasil race Aragon kemarin Rossi masih bertahan di posisi ketiga dalam klasemen kejuaraan dengan selisih 87 poin dari Marquez.  Yamaha berada di posisi ketiga di Klasemen Konstruktor setelah balapan seri Aragon, dengan selisih 79 poin dari Honda (281 poin). Tim Movistar Yamaha MotoGP Team juga berada di posisi ketiga dalam klasemen tim dengan selisih 44 poin dari Honda Repsol.

1 Comment

Leave a Reply