Disc Wheels Apakah Akan Menjadi Trend di MotoGP ?




RiderTua MotoGP – Ducati selalu menjadi pelopor teknologi terutama mengambil teknologi dari Formula-1. Walau desain ini sudah diuji cobakan pada musim balap MotoGP 2016. Digunakan saat sesi latihan bebas Ducati gunakan part tambahan baru untuk bagian roda belakang mesin GP16-nya. Meskipun sudah dua tahun yang lalu namun disc wheels apakah akan menjadi trend di MotoGP… Ada sebagian yang menyebutnya Wheel Dop MotoGP.

Bukan Aerodinamika namun KERS

Memang model tutup roda seperti itu tidak asing lagi ada pada sepeda balap. Infonya Ducati masih mempelajari efek aerodinamis. Dan masih belum mengumumkan kelanjutan proyek itu hingga saat ini.  Namun, sumber-sumber eksklusif dalam paddock sebenarnya telah mengungkapkan apa yang bisa menjadi alasan sebenarnya untuk penutup yang tidak biasa – bukan untuk keunggulan aerodinamis, tetapi untuk menyembunyikan apa yang ada di bawahnya. Apa itu ?

Kinetic energy recovers systems (KERS) adalah sistem mekanis yang memungkinkan motor mengambil energi yang terbuang. Dan menjadikannya sebagai kekuatan dari sektor pengereman dan mengubahnya menjadi sesuatu yang jauh lebih bermanfaat … Seperti tambahan kekuatan mesin.

Disc Wheels Apakah Akan Menjadi Trend di MotoGP ?

KERS (Kinetic Energy Recovery System) mempunyai prinsip kerja memanfaatkan energi motor saat melakukan pengereman. Energi dari pengereman tadi disimpan untuk sementara dan dapat dipakai sewaktu–waktu saat dibutuhkan melalui sebuah tombol. Dan dengan sistim ini penggunaan bahan bakar lebih efisien. Memang tenaga mesin MotoGP 1000cc sudah sangat besar. Namun secara teori teknologi KERS ini memungkinkan untuk akselerasi tambahan saat menyalip atau ketika start, sekaligus menghemat pemakaian bahan bakar karena sumber tenaga dari teknologi KERS tadi.

Satu hal yang bisa dicermati dari teknologi KERS ini selain fungsi teknis, secara tampilan motor MotoGP menjadi lebih keren bukan..?



1 Comment

Leave a Reply