Lorenzo dan Dovizioso Penyebab Valentino Rossi Gagal Podium 2 di Assen !


RiderTua MotoGP – Sesuai prediksi di Assen bahwa Yamaha akan mendapat perlawanan dari Marquez ( bukan Honda). Namun yang paling menarik disini Valentino Rossi sejatinya bisa mendapat podium 2, tetapi akibat dua insiden dengan dua rider Ducati akhirnya gagal. Memang bukan menyalahkan kedua pembalap Ducati namun tanpa insiden itu kemungkinan Rossi bisa selesai di urutan kedua. Jadi Lorenzo dan Dovizioso penyebab Valentino Rossi gagal Podium 2 di Assen !

Tumbukan dengan Lorenzo

Valentino Rossi sebenarnya mempunyai kecepatan yang bagus walau hanya sekali memimpin di depan. Namun kejadian tabrakan dengan Lorenzo merupakan insiden pertama yang membuat posisi Valentino Rossi merosot. Sepertinya hal ini yang mempengaruhi kecepatan Rossi bisa jadi sejenak Rossi akan lebih hati-hati akibat insiden ini.

Insiden Rossi-Dovizioso

Seperti dilansir crash.net( 01/07/18) Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso sudah hampir membuat podium 2-3 di MotoGP Belanda. Insiden keduanya terjadi pada lap-lap akhir tikungan-1.

Dua pembalap ini memang jelas-jelas berada pada posisi yang aman di urutan kedua dan ketiga, di belakang pemenang lomba Marc Marquez, dengan kejadian itu terjadi di tiga lap akhir ketika Rossi melewati Dovizioso ke chicane akhir. Rossi yang berada di sisi luar dipaksa untuk keluar trek, sementara Dovizioso juga harus mundur karena harus mengurangi throttle (gas) untuk berbelok. Rossi akhirnya bergabung kembali namun melorot di urutan keenam, sementara Dovi kalah oleh Maverick Vinales dan kemudian disalip Alex Rins akibat kendorkan gas tadi. Karena hanya bersisa beberapa lap saja maka baik Rossi maupun Dovi tidak mampu memperbaiki posisinya

“Dengan dua lap lagi ( tersisa) saya dalam posisi yang baik, karena saya berada di urutan kedua dan saya pikir saya memiliki potensi untuk podium. Tetapi Dovizioso mencoba menyalip saya di tikungan pertama. Di tikungan pertama saya sangat kuat dalam pengereman dan sayangnya dia melambat, kejadiannya sangat cepat, dan saya harus keluar dari trek. Bagi saya, itu adalah penyerangan yang agresif. Tapi kami melihat banyak dari pembalap hari ini, minimal 25 aksi overtake yang agresif. Tapi, bagi saya, (kejadian Dovi -Rossi)itu secara strategis tidak terlalu pintar. Karena saya pikir kami berdua memiliki potensi untuk bisa berada di podium kedua dan ketiga, dan dengan kondisi seperti ini kami kehilangan banyak waktu dan hanya posisi keempat dan kelima. Ini memalukan tapi itulah kenyataannya” kata Rossi

Pembelaan Dovizioso

Setelah dikatakan manuver Dovizioso agresif dia membela diri,

“Pada saat itu kami ingin keluar dari tikungan dan berada di depan di tikungan 1. Tapi dia di sisi luar, jadi saya mengendalikan rem. Dia melepaskan dua kali rem dan saya melepaskan dua kali rem dan kami sedikit lebih lebar. Tapi saya tidak membuat sesuatu yang gila, dan saya tetap di trek. Jadi jika saya menempatkan diri saya di posisi Valentino, saya bisa mengerti karena dia akhirnya kehilangan beberapa posisi. Tapi saya tidak membuat sesuatu melampaui batas dan saya pikir dia melakukan keputusan yang salah. Karena ketika Anda berada di sisi luar, untuk melepaskan dua kali rem, yang berada di sisi dalam harus mengerem ekstra kuat… Saya pikir itu adalah ide yang buruk di akhir balapan..  Namun inilah yang terjadi. Aku minta maaf padanya, tapi ini kenyataannya.”

Namun itulah insiden balapan semua tidak seru jika tidak eyel – eyelan.. Lorenzo dan Dovi ‘gagalkan’ podium 2 Rossi memang wajar dalam pertandingan balap, ora salah… Bahkan itulah yang bikin seru bukan..?

5 Comments

  1. masuk tikungan adu nyali siapa yang telat ngerem. dan sama sama dua duanya sengaja telat ngerem dan sama sama outwide dua duanya. rossi out wide keluar lintasan aspal dan dovi pun out wide menjauhi garis dalam hingga vinales dan rins bisa masuk melewati dovi.

  2. sama2 ngerem telat….
    rossi wide melebar…dan dovi malah lebih wide….dan ngegiring rossi keluar racing line….tapi itulah race…

Leave a Reply