Produksi Baterai Mobil Lebih Dipentingkan daripada Mobilnya ?

(Foto: Tribunnews.com)

RiderTua Mobil – Era kendaraan listrik sudah mulai terlihat di hampir semua benua. Makin tingginya resiko global warming menyebabkan semua pemerintah di belahan dunia manapun ingin menurunkan tingkat polusi gas karbon. Yaitu dengan menurunkan jumlah mobil konvensional dan meningkatkan mobil listrik. Produksi baterai mobil lebih dipentingkan daripada mobilnya.

Baca juga: Dana Yang Harus Disiapkan Jika Indonesia Mau Mewujudkan Mobil Listrik Nasional

Baterai atau Mobil Listriknya?

Di Indonesia sendiri masih belum bisa dilakukan adanya penjualan mobil listrik. Ini dikarenakan regulasi kendaran listrik yang belum kelar sampai sekarang. Tetapi produsen mobil yang menetap di Indonesia sudah menyiapkan mobil listrik mana yang akan dijual. Tentu dengan spek disesuaikan dengan kondisi geografis Indonesia.

Gaikindo menyarankan kepada semua produsen mobil untuk memproduksi baterai mobilnya terlebih dahulu. Namun untuk melakukannya memang agak susah, karena negara yang memiliki bahan baku baterai adalah China dan benua Afrika. Sementara produsen dan pendaur ulang baterai mobil yaitu Jepang, Korea Selatan, dan China. Artinya mereka harus gandeng kerjasama seperti yang dilakukan General Motors dengan LG.

Membuat baterai mobil di dalam negeri dirasa lebih baik daripada harus repot-repot mengimpornya dari luar negeri. Memang akan menghabiskan banyak dana untuk bisa merealisasikan ini, tapi mengingat zaman sudah maju maka Indonesia harus jangan sampai ketinggalan dalam hal kendaraan listrik.

Yohanes Nangoi selaku Ketum Gaikindo mengatakan

“Kalau anda mau bikin mobil listrik sekarang dengan komponennya impor nggak akan ada untungnya. Itu yang kita jaga. Tolong jagain industri kita yang saat ini lagi mau berkembang. Bukan tidak ada harapan, perlu ada investasi yang besar dan research dan segala macam”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*