Wilco Zeelenberg: Buka Rahasia Kekuatan Vinales dan Lorenzo.. Bagus Mana Coba..?


ktm indonesia

RiderTua.Com— Wilco Zeelenberg dulunya adalah orang terpenting dan punya peran vital yang menentukan performa Jorge Lorenzo saat Lorenzo di Yamaha dimana jabatan dia adalah Rider Performance Analyst bagi Tim Yamaha Movistar, bahkan sudah seperti “bapak” saja layaknya yang memberikan motivasi bahkan saat Lorenzo dalam kondisi terburuk dan mampu bangkit dan menjadi juara dunia, nah saat Jorge Lorenzo pindah ke Tim Ducati bukannya ikut Lorenzo namun Wilco justru memilih kerja bareng Maverick Vinales, posisi seorang ‘pengamat rider’ seperti Wilco Zeelenberg yang tugasnya meng analisa performa rider ini tentunya akan lebih tahu secara detail sampai hal-hal kecil karakter rider dan bagaimana kemungkinan menjadi calon penantang Gelar dunia …
Bagaimana perbedaan Lorenzo jika dibandingkan dengan Vinales…?

Menurut Zeelenberg  kinerja Maverick Vinales adalah sangat mengesankan menurutnya dimana dari tiga sesi tes baik di Valencia, Sepang dan Phillip Island, Vinales berhasil membukukan kecepatan terbaik mengungguli semua rider bahkan lebih cepat dari pemegang juara dunia tahun lalu Marquez… Zeelenberg menaruh harapan tertentu terhadap Maverick akan kecepatannya yang mengesankan….namun tentunya mereka juga tahu bahwa semua itu adalah kondisi tes atau latihan sedangkan beda lagi jika pada balapan sesungguhnya namun faktanya Vinales adalah rider muda yang memiliki kecepatan dan tidak ada keraguan buat itu..

“Tapi tentu saja ada banyak aspek lain dari sebuah kompetisi yang harus di kendalikan, seperti  sebuah tekanan dalam sebuah kejuaraan, dan kita harus mempertimbangkan untuk  mempersiapkan diri untuk hal itu.”

Pernyataan menarik mengenai kedua pembalap Lorenzo dan Vinales..?

“Maverick memiliki gaya balap yang sangat khusus… kecepatan Jorge Lorenzo selalu tinggi, tapi dia tidak melakukan hard braking (pengereman kuat)…
Dibanding Lorenzo dalam hal pengereman Vinales lebih lambat ( late braking) dan lagi dia sangat baik memanfatkan perpindahan dari tubuhnya. Di Sepang dan Phillip Island Maverick telah memanfaatkan waktu tes  selama tiga hari dengan baik dalam menemukan ritme balap yang baik dan itu harus disimpan dan dijaga hingga saat balapan pertama di Qatar”

Secara mental Vinales juga dipersiapkan untuk kondisi duel head to head artinya bukan hanya kencang dan ngacir saja, tentunya ini sudah menjadi antisipasi tim Yamaha, bisa jadi di Tim Yamaha Vinales akan dibentuk menjadi rider tangguh nan hebat diatas motor paling balance saat ini YZR- M1…salah satu gurunya adalah Wilco Zeelenberg ini ..

Wilco Zeelenberg adalah mantan rider asal Belanda yang membalap di MotoGP antara tahun 1986-1995, memenangkan Grand Prix Jerman  tahun 2010 dengan mesin Honda 250cc dan sabet podium sebanyak 11 kali ..
Peringkat ke- empat  Dunia GP250 tahun 1991 dan ke- lima tahun 1990.

 

1 Comment

Leave a Reply