Pemudik Bermotor Dilarang Berboncengan Lebih Dari Dua Orang ..!!!(rancu??)

pict.poskota

Bisakah hal itu diterapkan diseluruh wilayah Indonesia sedangkan menurut berita yang saya baca  cuma area Jakarta..cmiiw

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melarang pemudik yang menggunakan motor berboncengan lebih dari dua orang. Polisi akan menindak tegas pemudik bermotor yang tetap membandel.

Mudik di Hari raya Idul Fitri memang sudah jadi budaya, adalah sebuah rutinitas tahunan…dengan relatif kurang nyamannya angkutan umum KA,Bus maka motor adalah alternatif murah,efisien praktis,tapi relatif membahayakan (walau dipikir semua kendaraan berpotensi celaka) seperti kecelakaan KA,Bus juga apa gak bisa tabrakan?? … bonceng lebih dari 2 apa berbahaya..? relatif juga lihat dulu naik motor jenis apa..??? kalau matic mio,beat yang tergolong imut dan roda yang kecil serta memang didesain untuk kota2 memang beresiko… kalau motor dengan cc lebih besar saya kira kalau cuma membawa satu anak masih “wajar” intinya jangan balita,atau sudah terlalu bongsor juga anaknya  🙂 nah yang perlu dicermati juga muat barang yang berlebihan perlu ditertibkan..lagian disetiap motor pasti tertera kapasitas maksimal angkut barang sampai berapa kilo.. karena motor bebek dengan batangan pasti beda kekuatan dan daya angkutnya… tapi menurut saya tidak hanya saat mudik saja kalau perlu…setiap hari kalau bonceng lebih dari 2 ditilang saja dan dijadikan UU saja kalau mau konsisten.!!. tapi pemerintah harus beri angkutan yang nyaman, aman dan muurah donggg… 😀

Ada hal yang jadi rancu pada kalimat ‘bonceng lebih dari 2 ‘maksudnya gimana sih…apa tidak lebih mudah dimengerti dengan”naik motor lebih dari dua orang dilarang..??? ” karena kalau bonceng seperti pengertian yang pertama= 1 rider 2 boncenger masih boleh…???? IMHO

16 Comments

  1. justmyimage
    satujuu mas bro dibuat aturannya dan di sosialisasikan jauh2 hari jgn mendadak ..agar aparat yg di lapangan bertindak ada dasar hukum’y ..kan jdi sama2 enak..justmyimage

  2. menurut ane sih kurang bijaksana larangan tersebut masa iya klo ibu bapak dan 1 anak ngga boleh motoran bareng kan kasihan klo disuruh turun salah satu, menurut ane bagusnya cuma himbauan aja jangan maen disuruh turun dan naek mobil itu menyengsarakan orang bukannya membantu. klo alasan bonceng 2 orang ngga aman, klo lebaran angkutan umum apa sih yang aman, kereta api berjubel ampe susah napas, bis juga penuh ampe ga ada tempat duduk justru naek motor yang aman karena bisa duduk agak santai dan juga klo bisa istirahat klo lelah.

  3. Saya pernah di tegur gara-gara boncengan naik motor jadi bertiga.
    Ane pun jawab, “Lah pak karena tadinya saya mau berempat tapi karena nggak muat ya jadinya bertiga.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*