RiderTua.com – Setelah finis di posisi ke-3 dalam sprint race, Marco Bezzecchi kembali finis ke-3 dalam grand prix hari Minggu di Aragon. Rider Aprilia itu tertinggal 3,629 detik dari pemenang Marc Marquez.
Bezzecchi sebenarnya tampil cukup baik sejak start. Di Tikungan 1, dia sempat berhasil membalas serangan Marquez dan mempertahankan posisinya. Kesempatan itu muncul karena Marquez lupa menonaktifkan Ride Height Device miliknya sehingga motor Desmosedicinya kehilangan momentum di beberapa tikungan setelah start.
Marco Bezzecchi: Pertama kali Naik Podium di Aragon, Marc Marquez Tak Terkalahkan
Terjadi duel epic antara Marco Bezzecchi vs Marc Marquez di back straight (lintasan lurus bagian belakang) pada lap ke-6 dari total 23 lap. Keduanya duel ‘setang melawan setang’, setelah Marquez lebih dulu menyalip dari sisi dalam di chicane sebelumnya.

“Sebelum Tikungan 15, saya bisa mendengar suara motor Marc tepat di belakang saya. Setealh itu kami bertarung di trek lurus, efek slipstream sempat terasa lalu hilang. Namun Marc tak terkalahkan hari ini, mengingat pengalaman dan kecepatannya di sirkuit ini,” ujar MarcoBezz#72 itu.
Belum selesai duel dengan Marquez, Bezzecchi dikejutkan oleh Pedro Acosta. Saat dirinya sedang bertarung melawan Marquez di zona pengereman menuju tikungan terakhir, Acosta tiba-tiba muncul dari sisi luar dan berhasil menyalipnya. “Mungkin pada akhirnya saya tetap akan kalah dalam pertarungan sepanjang balapan itu, tapi saya sebenarnya ingin memberikan perlawanan yang lebih sengit terhadap Acosta,” ujar Bezzecchi.
Meski kehilangan posisi, Bezzecchi menanggapinya dengan santai. Di ruang pendinginan setelah balapan, dia sempat bercanda dengan pembalap Red Bull KTM itu. “Sial, kamu tadi muncul dari mana?” tanyanya sambil tertawa.

Secara keseluruhan, Bezzecchi sangat puas dengan penampilannya di Aragon. “Saya sangat puas! Ini adalah akhir pekan yang berat namun luar biasa. Ini pertama kalinya saya naik podium di sini, padahal aku selalu menyukai lintasan ini. Performa balap saya sendiri juga bagus. Saya dan tim bekerja sama dengan sangat baik, dan kami bahkan berhasil meraih pole position. Kecepatan motor memang belum sempurna, tetapi saya berjuang sekuat tenaga untuk bisa naik podium di sini,” pungkas murid legenda MotoGP Valentino Rossi itu.
Setelah 2 kali finis ke-3 di Aragon, Bezzecchi turun ke peringkat 3 dalam klasemen dengan hanya tertinggal 5 poin dari Marc Marquez yang naik ke peringkat 2. Selain itu, rider berjuluk Simply the Bezz itu juga berhasil memangkas selisih poin dengan rekan setimnya sekaligus pemimpin klasemen Jorge Martin. Kini dia hanya tertinggal 24 poin dari Martin. BTW, rider berjuluk Martinator itu dua kali finis di posisi ke-5 di Aragon.













