Home MotoGP Pedro Acosta Menempati Posisi Grid yang Salah dalam Sprint Race di Aragon,...

    Pedro Acosta Menempati Posisi Grid yang Salah dalam Sprint Race di Aragon, Lagi Mikirin Apa Bang?

    Pedro Acosta
    Pedro Acosta

    RiderTua.com – Meski sempat terjatuh saat sesi Q2 Sabtu pagi, akhirnya Pedro Acosta mengamankan posisi ke-6 di grid di MotoGP Aragon. Ada satu kejadian yang membuat kita terhenyak sesaat. Yakni ketika pembalap usai menjalani sighting lap dan menempati posisi gridnya masing-masing menjelang sprint race Sabtu sore.

    Saat itu Acosta salah menempati posisi di grid start. Rider Red Bull KTM itu kemudian turun dari motornya, lalu mendorong motor itu mundur untuk menempati posisinya yang sebenarnya. Saat mundur itulah, sebagian dari winglet motornya rusak. “Saya melakukan kesalahan di grid start. Winglet di bagian belakang patah,” ungkapnya.

    Pedro Acosta Menempati Posisi Grid yang Salah dalam Sprint Race di Aragon, Lagi Mikirin Apa Bang?

    Pedro Acosta mengaku bahwa KTM RC16 kesulitan mendapatkan start yang bagus sejak adanya larangan front ride height device (alat penurun bagian depan motor saat start). Dan rusaknya winglet bagian belakang, semakin menambah masalahnya. Kerusakan aerodinamika itu terasa dampaknya saat dia balapan. “Saya sangat kesulitan mengendalikan motor di tikungan kanan yang berkecepatan tinggi,” jelas rider berusia 22 tahun itu.

    Hasil Sprint Race MotoGP Aragon 2026
    Hasil Sprint Race MotoGP Aragon 2026

    Duel Acosta melawan Jorge Martin juga membuatnya kehilangan banyak waktu. “Saya kehilangan waktu saat bertarung dengan Martin,” imbuhnya.

    Pada akhirnya, Acosta finis di posisi ke-4 tertinggal 2,6 detik di belakang pemenang Marc Marquez (Ducati). Hasil ini menjadikan Acosta pembalap KTM terbaik dalam sprint 11 lap di Aragon dengan gap yang cukup jauh dari pembalap KTM terbaik ke-2 yakni Enea Bastianini yang finis di posisi ke-14.

    “Saya rasa, seharusnya kami bisa meraih hasil yang lebih baik. Saya melakukan terlalu banyak kesalahan dalam balapan. Saya rasa saya punya potensi lebih. Tapi, ya begitulah kenyataannya,” ungkap Acosta.

    Pemilihan Ban Sprint Race MotoGP Aragon
    Pemilihan Ban Sprint Race MotoGP Aragon

    Terlepas dari semua itu, Acosta mampu mencatatkan waktu lap tercepat pribadinya di akhir Sprint. “Saya senang karena, untuk pertama kalinya dalam karier MotoGP saya, saya mencatatkan time lap tercepat pada lap terakhir. Finis ke-4 membuat saya senang, jika mengingat betapa sulitnya situasi kami pada hari Jumat kemarin,” imbuh rider berjuluk Hiu Mazarron itu.

    Acosta juga menunjukkan bahwa dia siap mengambil risiko demi mendapatkan hasil terbaik. Di sesi Q2, dia bahkan mengalami crash. Namun menurutnya, pendekatan agresif itu memang sudah disepakati bersama tim. “Saya bilang kepada tim bahwa kami harus mengambil risiko demi mendapatkan performa yang apik. Dan itulah yang sedang kami lakukan,” pungkas rider asal Murcia Spanyol itu.

    Klasemen Usai Sprint Race MotoGP Aragon 2026
    Klasemen Usai Sprint Race MotoGP Aragon 2026

    Finis di posisi ke-4 pada sprint race membuktikan bahwa strategi yang berisiko tersebut membuahkan hasil, setidaknya pada hari Sabtu. Namun Acosta yakin masih bisa berkembang. Kalau dia bisa mengurangi kesalahan sendiri dan menjalani start dengan lebih baik pada race utama hari Minggu, dia percaya peluang untuk semakin mendekati para pembalap terdepan akan semakin besar.

    Usai sprint di Aragon, Acosta bertahan di peringkat 7 dalam klasemen dengan mengumpulkan 169 poin tertinggal 30 poin dari Fabio Di Giannantonio (crash dalam sprint) yang berada di peringkat 5.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini