RiderTua.com – Segmen mobil PHEV di Indonesia masih didominasi oleh produk dari grup Chery, apalagi Tiggo 8 CSH yang menjadi model terlarisnya. Tapi ini bukan berarti sub-brand lainnya nggak bisa menjual model serupa, seperti T2 i-DM yang menjadi model terbaru dari salah satu sub-brand miliknya.
T2 i-DM Jadi Andalan Baru di Pasar SUV PHEV
Jetour sudah punya sejumlah model yang dijualnya di Indonesia, dan setelah sukses meluncurkan T1 di bulan Juni, mereka membawa versi PHEV untuk T2 yang dinamai sebagai T2 i-DM. Model ini punya desain yang begitu modern dan terlihat retro seperti T1, dan dimensinya nyaris sama persis. Tetap saja, mereka menjualnya di pasar yang terpisah agar nggak saling rebutan konsumen, meski keduanya sama-sama kebagian varian i-DM.

Dengan varian barunya tersebut, T2 i-DM bisa menantang banyak rival di pasar SUV PHEV, tapi ini berarti modelnya harus berhadapan dengan Tiggo 8 CSH. Padahal dari desain eksteriornya saja sudah beda jauh, dimana T2 lebih menonjolkan kesan retro-modern, sedangkan Tiggo 8 CSH memperlihatkan kesan ala SUV modern. T2 juga terlihat lebih mengotak ketimbang SUV Chery tersebut, dan ini yang membuatnya tampil beda dari Tiggo 8.
Tapi dimensinya yang gede mampu memberikan ruang kabin lebih lega, apalagi dengan ground clearance cukup tinggi memudahkan T2 menerobos medan off-road. Sementara Tiggo 8 CSH lebih cocok dijadikan sebagai mobil keluarga di daerah perkotaan, walau mobil ini juga bisa dibawa melalui medan jalan apapun. Jadi nggak perlu khawatir kalau membawa Tiggo 8 CSH melalui jalan tidak rata bahkan berbatu sekalipun.

Interior Modern
Untuk bagian dalam kabinnya, kedua mobil memakai headunit berukuran 15,6 inci, dengan fitur konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto. Headunit pada mobil barunya Jetour sudah memakai chip Qualcomm Snapdragon 8155, dan fitur yang disematkan pada interiornya yaitu sistem audio Sony 12 speaker, wireless charging, sampai panel instrumen digital. Sementara Tiggo 8 CSH mengandalkan voice command, panoramic sunroof, dan Queen Seat.
Tidak sampai disity, Chery juga membekali Tiggo 8 CSH dengan jok berventilasi untuk baris pertama dan kedua, sehingga bisa memaksimalkan kenyamanan bagi penggunanya. Apalagi Queen Seat ini juga sudah dibekali dengan fitur pemijat, dan ini sudah membuatnya setara dengan mobil SUV mewah. Bahkan semua ini bisa didapat dengan harga kurang dari Rp 600 juta.

Performa Maksimal
Sebagai model SUV, jelas performanya juga menjadi salah satu perhatian utama bagi konsumen. Jetour memasang mesin bensin 1.500 cc dan dua motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 224 PS dan torsi 390 Nm, dipadu dengan transmisi DHT (Dedicated Hybrid Transmission) 3 percepatan. Teknologi Intelligent Dual Mode atau i-DM mampu menyesuaikan penggunaan tenaga dari mesin bensin dan motor listriknya sesuai dengan kondisi berkendara di jalan.
Tiggo 8 CSH mengandalkan mesin bensin 1.500 cc turbo dan tiga motor listrik, dan dengan ini mobil mampu menghasilkan tenaga gabungan 494 PS dan torsi 640 Nm. Tentu ini yang membuatnya unggul jauh dari T2 i-DM, apalagi jarak tempuhnya yang mencapai 1.300 km, sedangkan T2 hanya sejauh 1.200 km. Hanya beda 100 km saja tapi ini sudah memberikan perbedaan yang cukup kontras.

Tidak hanya sama-sama punya headunit berukuran serupa, T2 i-DM dan Tiggo 8 CSH sudah dilengkapi dengan ADAS dan kamera 540 derajat. Tetap saja, Tiggo 8 CSH masih unggul karena punya fitur V2L (vehicle 2 load) yang bisa menjadikan mobil sebagai generator kalau dibutuhkan. Ada juga AR-HUD, yaitu fitur menampilkan informasi berkendara yang ditampilkan di kaca depan mobil.
Harganya juga jauh berbeda, dimana T2 i-DM dibanderol Rp 688 juta, sedangkan Tiggo 8 CSH hanya dijual dengan harga Rp 559,9 juta. Harga segitu sudah bisa mendapatkan mobil SUV dengan segala kelengkapan fitur yang modern dan performa dahsyat dari mesinnya.












