Home MotoGP Prediksi Marco Melandri: Marc Marquez Menang di Aragon dengan Selisih 5 Detik...

    Prediksi Marco Melandri: Marc Marquez Menang di Aragon dengan Selisih 5 Detik dari Pembalap Ducati Lainnya

    Marc Marquez

    RiderTua.com – Marco Melandri memprediksi bahwa tahun ini Marc Marquez akan tetap mendominasi GP Aragon seperti musim-musim sebelumnya. Bahkan dia memperkirakan juara dunia 9 kali itu akan menang dengan gap yang cukup lebar dari para rivalnya terutama dari pembalap Ducati lainnya.

    Selain Marquez, Melandri juga menyoroti performa pemimpin klasemen saat ini Jorge Martin. Menurutnya, pembalap tim pabrikan Aprilia berhasil membuat peningkatan setelah berhasil mengatasi berbagai masalah yang dialaminya di awal musim. Kini Martin kembali cepat, tampil luar biasa saat kualifikasi, dan sekali lagi menunjukkan bahwa dia mampu bertarung untuk meraih kemenangan.

    Daftar Isi

    Prediksi Marco Melandri: Marc Marquez Menang di Aragon dengan Selisih 5 Detik dari Pembalap Ducati Lainnya

    Sambil tersenyum Marco Melandri mengatakan, “Marquez menang dengan selisih 5 detik dari pembalap Ducati lainnya. Itulah yang saya katakan sejak awal. Kalau Martin ingin memenangkan Gelar Dunia musim ini, dia harus menemukan kecepatannya. Dia sendiri juga mengatakan hal itu dan akhirnya berhasil menemukannya.”

    Marco Melandri
    Marco Melandri

    Melandri juga menegaskan betapa pentingnya kehadiran Martin bagi Aprilia. Menurutnya, juara dunia MotoGP 2024 itu kini menjadi patokan yang jelas bagi tim untuk mencoba menantang dominasi Ducati. “Martin tampil luar biasa saat menjalani sesi kualifikasi, melaju sangat cepat, memenangkan Sprint, dan naik podium. Sebelumnya dia tidak memiliki rekam jejak yang istimewa di Aragon, jadi hal itu membuat saya berpikir akan ada hasil positif yang menanti di balapan-balapan berikutnya,” ungkap Melandri.

    Selain itu, Melandri juga menyoroti Pedro Acosta yang tahun depan akan meninggalkan KTM untuk bergabung di tim pabrikan Ducati Lenovo dan menjadi rekan setim baru Marc Marquez. Justru karena itulah, Melandri merasa bahwa Acosta harus mulai mengubah bakat besarnya menjadi hasil nyata. “Saya ingin melihat ‘guizzo’ (ledakan besar) dari Acosta. Setidaknya Acosta harus meraih kemenangan pertamanya di MotoGP sebelum pindah ke Ducati,” tegasnya.

    Tahun Depan Acosta Harus Membuktikan Bahwa Dia Adalah Seorang Fenomena

    Sejauh ini, Acosta memang belum pernah memenangkan balapan MotoGP, terlepas dari besarnya ekspektasi terhadap dirinya dan performa impresif yang telah dia tunjukkan sejak tiba di kelas utama.

    Pedro Acosta - Marc Marquez (ilustrasi 2026)
    Pedro Acosta – Marc Marquez – Ducati

    “Acosta belum memenangkan balapan, dan itu sungguh aneh mengingat betapa hebatnya dia. Saya ingat ketika Max Verstappen memenangkan balapan pertamanya di Formula 1 bersama Red Bull di Barcelona pada 2016 saat baru berusia 18 tahun, setelah pindah dari Toro Rosso. Saya berharap segalanya menjadi lebih baik bagi Acosta dan dia mendapatkan lebih banyak keberuntungan di masa depan,” ungkap Melandri.

    Di sisi lain, Melandri sedikit pesimis dengan KTM. Dia mengakui bahwa pabrikan asal Austria tersebut sedang dalam upaya mengatasi masalah mesin yang memaksa mereka memodifikasi unit tenaga mereka. Tapi saat ini mantan pembalap asal Italia itu tidak bisa memasukkan KTM ke dalam jajaran penantang utama. “Saya bahkan tidak memperhitungkan mereka. Berat rasanya mengatakan ini, tapi saya benar-benar tidak bisa memasukkan mereka dalam hitungan,” tegasnya.

    Meski begitu, Melandri sama sekali tidak kehilangan kepercayaan pada Acosta. Justru karena pembalap berusia 22 tahun itu diproyeksikan menjadi pembalap pabrikan Ducati, dia ingin melihat Acosta mengambil langkah terakhir sebelum memulai proyek barunya. “Tahun depan, jika dia menjadi pembalap tim pabrikan Ducati sesuai ketentuan kontraknya, dia harus membuktikan kepada saya bahwa dia adalah seorang fenomena,” pungkasnya.

    Marco Melandri: Menang atau Kalah Valentino Rossi Tetap 'Menang'
    Marco Melandri -MotoGP

    Pesan Melandri memang terdengar cukup keras bagi salah satu pembalap muda paling menjanjikan di MotoGP. Namun, di balik tuntutan itu tersimpan besarnya ekspektasi yang masih melekat pada Pedro Acosta. Menurutnya, bakat Acosta sudah tidak perlu diragukan lagi. Sekarang yang kurang hanyalah mengubah bakat itu menjadi kemenangan.

    Setelah 12 seri, Marc Marquez berada di peringkat 4 sekaligus menjadi pembalap Ducati dengan peringkat terbaik di klasemen. Baby Alien hanya terpaut 3 poin dari Ai Ogura yang berada di peringkat 3. Sementara Acosta berada di peringkat 7 tertinggal 37 poin dari calon rekan setimnya Marquez.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini