RiderTua.com – Fermin Aldeguer resmi gabung VR46 dan infonya dapet motor spek pabrikan Ducati buat 2027.. Masa depan Fermin Aldeguer di MotoGP akhirnya makin jelas broo… Pebalap asal Spanyol ini resmi cabut dari Gresini Racing dan bakal berseragam Pertamina Enduro VR46 Racing Team (ganti kulit) mulai musim 2027. Nah, yang bikin kepindahannya makin menarik, Aldeguer bukan cuma sekadar geser ke sesama tim satelit Ducati doang. Dia bakal memegang status sebagai pebalap resmi Ducati Corse lewat kontrak buat musim 2027 dan 2028.
Perpindahan tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi yang sudah berlangsung selama beberapa bulan. Aldeguer tetap akan mengendarai Ducati, tetapi garasinya berubah dari Gresini menuju VR46.
▶Daftar Isi
- 1. Fermin Aldeguer: Dari nyaris bergabung dengan VR46 hingga akhirnya benar-benar datang
- Ducati tetap mempertahankan Aldeguer hingga 2028
- Motor pabrikan jadi bagian penting dari langkah baru
- Aldeguer ingin belajar dari Valentino Rossi
- Perjalanan Aldeguer menuju MotoGP
- Musim yang penuh tantangan bersama Gresini
- Ducati melihat potensi besar dalam diri Aldeguer
- Siapa yang akan menjadi rekan Aldeguer?
Fermin Aldeguer: Dari nyaris bergabung dengan VR46 hingga akhirnya benar-benar datang
Menariknya, VR46 sebenarnya bukan nama yang asing bagi Aldeguer… Pada akhir 2023, ketika Luca Marini memutuskan pindah ke Honda, tim milik Valentino Rossi sempat mempertimbangkan Aldeguer sebagai salah satu kandidat pengganti. Saat itu, pebalap Spanyol tersebut sedang mencuri perhatian lewat penampilannya di Moto2 dan sejumlah kemenangan yang diraihnya.

Namun, pilihan VR46 akhirnya jatuh kepada Fabio Di Giannantonio. Aldeguer pun bertahan satu musim lagi di Moto2 sebelum akhirnya mendapatkan jalan menuju kelas utama.
Kini, beberapa tahun setelah sempat masuk pertimbangan, Aldeguer akhirnya benar-benar akan menjadi bagian dari tim Valentino Rossi.
Ducati tetap mempertahankan Aldeguer hingga 2028
Jalan Aldeguer menuju proyek Ducati sebenarnya sudah dimulai sejak awal 2024… Saat itu ia menandatangani kontrak dengan Ducati selama dua musim dengan opsi perpanjangan dua tahun. Ducati kemudian mengaktifkan klausul tersebut pada Maret lalu, sehingga keberadaan Aldeguer di bawah naungan pabrikan Italia itu dipastikan hingga akhir 2028.
Karena itulah, kepindahan dari Gresini ke VR46 tidak mengubah hubungan Aldeguer dengan Ducati. Justru sebaliknya, langkah tersebut membawanya ke posisi yang lebih dekat dengan struktur utama pabrikan… Mulai 2027, Ducati akan menyediakan motor spesifikasi pabrikan untuk Aldeguer.
Motor pabrikan jadi bagian penting dari langkah baru
Status tersebut menjadi salah satu daya tarik terbesar dari kepindahan Aldeguer ke VR46… Seiring regulasi baru MotoGP yang mulai berlaku pada 2027, seluruh pebalap akan menghadapi motor dan ban baru. Dalam situasi seperti ini, kemampuan beradaptasi akan menjadi bagian penting dari pekerjaan setiap pebalap.
Aldeguer sendiri menyadari tantangan tersebut. Target pertamanya bukan langsung berbicara soal hasil besar, melainkan memahami motor dan ban baru serta mengumpulkan informasi sebanyak mungkin sepanjang musim.
Akses terhadap motor pabrikan Ducati juga akan membantu proses pengembangan tersebut. Dalam struktur Ducati, pebalap dengan kontrak pabrikan seperti Aldeguer akan mendapatkan pembaruan motor lebih dahulu.

Dengan demikian, kepindahan ke VR46 memberi Aldeguer bukan hanya tim baru, tetapi juga posisi yang lebih kuat dalam proyek Ducati memasuki era regulasi 2027.
Aldeguer ingin belajar dari Valentino Rossi
Bagi Aldeguer sendiri, bergabung dengan VR46 memiliki arti khusus… Ia mengaku sangat bahagia bisa melanjutkan karier MotoGP bersama tim milik Valentino Rossi. Rossi merupakan salah satu idolanya sekaligus sosok yang selama ini menjadi panutan.
Karena itu, kehadiran Rossi di lingkungan tim menjadi sesuatu yang sangat ia nantikan. Aldeguer berharap bisa berkembang sebagai pebalap melalui pengalaman dan nasihat berharga dari legenda MotoGP tersebut.
Ia juga menilai VR46 sebagai tim yang sangat profesional dan merupakan bagian dari struktur Ducati yang mendapat dukungan langsung dari pabrikan.
Memasuki 2027, Aldeguer ingin fokus beradaptasi dengan ban dan motor baru. Ia juga menargetkan konsistensi, berusaha menghindari kesalahan, serta menghabiskan sebanyak mungkin waktu di atas motor untuk mengumpulkan informasi… Target akhirnya cukup jelas: berada secara rutin di lima besar.
Perjalanan Aldeguer menuju MotoGP
Target tersebut tentu tak muncul begitu saja. Aldeguer sudah menunjukkan perkembangan sejak masih berada di kelas lebih rendah.
Pada 2021, ia menjadi juara Moto2 Eropa dan pada tahun yang sama mulai menjalani balapan kejuaraan dunia Moto2, sambil berkompetisi di MotoE.
Setahun kemudian, fokusnya sepenuhnya beralih ke Moto2. Perkembangannya kemudian terlihat jelas pada 2023 ketika ia mengakhiri musim di posisi ketiga klasemen dengan menutup tahun melalui empat kemenangan beruntun.
Namun, musim 2024 berjalan lebih sulit. Aldeguer mengakhiri musim di posisi kelima klasemen akhir sebelum kemudian naik ke MotoGP pada tahun berikutnya.

Musim yang penuh tantangan bersama Gresini
Debut di kelas utama langsung memperlihatkan potensi Aldeguer. Ia dengan cepat mengukuhkan diri sebagai rookie terbaik dan bahkan meraih kemenangan MotoGP pertamanya di Grand Prix Indonesia.
Namun, musim yang seharusnya menjadi panggung pembuktian justru menghadirkan sejumlah tantangan… Sejak Januari, Aldeguer mengalami cedera pada tulang paha kiri saat latihan. Kondisi tersebut membuatnya melewatkan tes musim dingin sekaligus balapan pertama musim tersebut.
Ketika kembali membalap, kondisinya belum sepenuhnya mudah. Meski masih mengalami kesulitan berjalan, ia mampu meraih podium di Barcelona.
Sayangnya, perjalanan itu kembali terganggu setelah Aldeguer mengalami cedera pada tulang belakang T7 di Assen. Ia kemudian harus absen dalam tiga Grand Prix terakhir… Kini Aldeguer menargetkan kembali ke lintasan pada GP Aragon akhir pekan ini.
Ducati melihat potensi besar dalam diri Aldeguer
Di balik keputusan mempertahankan Aldeguer hingga 2028, Ducati juga melihat potensi jangka panjang… Gigi Dall’Igna, General Manager Ducati Corse, memuji Aldeguer sejak pebalap tersebut tiba di MotoGP. Ia menilai Aldeguer memiliki bakat yang sangat besar, kemampuan belajar yang tinggi, serta determinasi kuat… Usianya yang masih muda juga membuat ruang pengembangannya masih terbuka lebar.
Karena itu, Ducati memilih terus berinvestasi pada Aldeguer sebagai bagian dari proyek jangka panjang. Pabrikan tersebut juga menilai VR46 sebagai lingkungan yang tepat untuk membantu perkembangan sang pebalap.
VR46 dianggap sudah memiliki kemampuan dalam mengoptimalkan talenta muda sekaligus membangun tim yang kompetitif di kejuaraan.

Siapa yang akan menjadi rekan Aldeguer?
Satu bagian dari susunan VR46 2027 masih belum terjawab… Tim tersebut belum mengonfirmasi siapa yang akan menjadi rekan setim Aldeguer. Namun, perhatian kini mengarah kepada Nicolò Bulega, yang saat ini menjadi pemimpin klasemen WorldSBK dan mendapat dukungan Ducati.
Jika Bulega benar-benar pindah ke MotoGP, maka Franco Morbidelli berpotensi meninggalkan VR46 dengan opsi melanjutkan karier di Superbike bersama tim yang ditinggalkan Bulega… Sementara itu, Fabio Di Giannantonio sudah lebih dahulu dikonfirmasi akan bergabung dengan KTM di MotoGP.
Dengan demikian, satu keping penting dari susunan MotoGP 2027 kembali terpasang. Fermin Aldeguer bukan hanya berganti warna dari Gresini ke VR46, tetapi juga memasuki tahap baru sebagai pebalap resmi Ducati.
Setelah lewatin proses panjang dari Moto2, debut kelas utama bareng Gresini, ngerasain juara di Indonesia, sampai harus berjuang di musim yang penuh tantangan ini, Aldeguer sekarang punya kesempatan buat buka babak baru bareng VR46… Dan serunya lagi, kali ini dia bakal melangkah dengan sokongan langsung dari Ducati plus didampingi Valentino Rossi…sosok yang udah lama banget dia idolakan. (rt)












