Home MotoGP Ducati Kalah Telak dari Aprilia di Silverstone, Gigi Dall’Igna: Marc Marquez Sendiri...

    Ducati Kalah Telak dari Aprilia di Silverstone, Gigi Dall’Igna: Marc Marquez Sendiri Sudah Memperingatkan!

    Gigi Dall'Igna - Marc Marquez - Pecco Bagnaia - Ducati
    Gigi Dall'Igna - Marc Marquez - Pecco Bagnaia - Ducati

    RiderTua.com – Dominasi Aprilia di Silverstone membuat Gigi Dall’Igna terlihat manyun di garasi Ducati. Namun general manajer Ducati Corse itu tidak mau berlarut-larut dalam kekecewaan dan memilih untuk tetap optimis menatap balapan berikutnya di Aragon (28-30 Agustus). Di trek sepanjang 5 km dengan 10 tikungan kanan dan 7 tikungan kiri tersebut sangat cocok dengan Desmosedici, terutama untuk Marc Marquez. Juara dunia 9 kali itu memegang rekor kemenangan terbanyak disana dengan 7 kali menang di MotoGP.

    “Sekali lagi, Silverstone membuktikan betapa sulitnya memprediksi apa yang akan terjadi di sana. Dalam jumlah balapan yang sama banyaknya, muncul pemenang berbeda yang ke-12. Sirkuit ini juga terbukti berat dan menuntut bagi kami. Kami menjalani akhir pekan yang hasilnya biasa-biasa saja dan harus segera melupakannya, sembari tetap mengambil pelajaran penting darinya,” ujar Dall’Igna.

    Ducati Kalah Telak dari Aprilia di Silverstone, Gigi Dall’Igna: Marc Marquez Sendiri Sudah Memperingatkan!

    Jorge Martin - Ai Ogura - Marco Bezzecchi
    Jorge Martin – Ai Ogura – Marco Bezzecchi

    Luigi Dall’Igna melanjutkan, “Tidak banyak yang bisa dikatakan. Kenyataannya, kami memang tidak pernah benar-benar berada dalam persaingan. Mulai dari kualifikasi hingga balapan GP, ​​kami tidak pernah menemukan race pace yang kompetitif karena berbagai alasan. Kami juga selalu gagal mendapatkan feel yang tepat terhadap motor.”

    “Tidak ada hal yang terlalu mengkhawatirkan. Kami mencatat apa yang terjadi di sirkuit ini, yang secara tiba-tiba mengingatkan kami pada kenyataan bahwa kejuaraan ini sangat ketat dan para rival kami sangat kuat serta sulit dikalahkan. Kini prioritasnya adalah membangkitkan kembali semangat seperti yang kami miliki sebelum libur musim panas, mencurahkan segenap hati kami, dan memberikan segalanya seperti yang biasa kami lakukan,” imbuh insinyur asal Italia itu.

    Gigi Dall’Igna memuji performa Alex Marquez yang dua kali finis di posisi ke-4 di GP Inggris. “Alex Marquez adalah pembalap Ducati dengan performa terbaik, baik pada hari Sabtu maupun Minggu. Dia adalah pembalap luar biasa yang membuat jalannya balapan tetap menarik, meskipun bagi kami balapan tersebut berakhir terlalu cepat. Kesalahan yang dilakukannya di tengah balapan, kemungkinan besar membuatnya kehilangan peliang untuk meraih podium. Namun dia tetap membuktikan kualitas dirinya, memperlihatkan kedewasaan, dan tekad kuat sekaligus membuktikan bahwa dia memiliki kecepatan yang sangat tinggi,” ujar bos berusia 59 tahun itu.

    Davide Brivio - Raul Fernandez - Ai Ogura - Belanda 2026 - Tim Trackhouse
    Davide Brivio – Raul Fernandez – Ai Ogura

    Dall’Igna juga mengepresiasi performa Fabio Di Giannantonio yang finis ke-5 dan ke-6 di Silverstone. “Kabar baik juga datang dari Diggia, yang kembali mencetak poin dan menunjukkan konsistensinya. Dia sangat membutuhkan hal itu, termasuk untuk mentalitasnya. Dia berhasil mengumpulkan poin berharga dalam musim yang sangat baik baginya dan juga dalam persaingan memperebutkan gelar dunia, yang hingga kini masih sangat terbuka dan sulit diprediksi,” ujarnya.

    Dall’Igna menyoroti nasib buruk Pecco Bagnaia yang dua kali DNF (finis ke-17 dalam sprint dan crash di grand prix). “Pecco menjalani akhir pekan yang ingin segera dilupakan, termasuk crash yang dialaminya. Tidak ada lagi yang perlu ditambahkan, selain fakta bahwa sirkuit Inggris jelas bukan trek yang paling cocok baginya setelah dia menjalani operasi arm pump. Dia tidak sedang mencari-cari alasan, seperti yang terlihat dari komentarnya,” ungkapnya.

    Marco Bezzecchi - Jorge Martin - Aprilia MotoGP
    Marco Bezzecchi – Jorge Martin – Aprilia MotoGP

    Sementara itu, sang juara bertahan sekaligus pembalap gacoan Ducati Marc Marquez hanya mampu finis di posisi ke-9 dalam sprint dan ke-7 dalam race utama. “Marc tidak pernah bisa mengimbangi kecepatan para pembalap terdepan, ditambah lagi dia kurang beruntung di sesi kualifikasi karena time attack terakhirnya terganggu yellow flag. Karena alasan yang sangat berbeda, hasil yang kami peroleh kali ini sama sekali tidak seperti pencapaian kami baru-baru ini di Jerman. Bahkan, hasilnya justru sangat bertolak belakang,” ujar Dall’Igna.

    Dall’Igna menambahkan, “Marc sendiri sudah memperingatkan bahwa balapan ini akan sangat berat, dan kenyataannya memang demikian. Dia memulai balapan dengan kuat dan sempat mempertahankan posisi podium selama mungkin, sebelum perlahan-lahan merosot ke belakang. Meski begitu dia terus berjuang dengan gigih hingga akhirnya harus puas dengan hasil balapan yang biasa-biasa saja demi menghindari risiko yang tidak perlu.”

    Marc Marquez - Marco Bezzecchi
    Marc Marquez – Marco Bezzecchi

    “Pada akhirnya, saya yakin masa-masa yang lebih baik pasti akan tiba. Yang terpenting adalah kita siap saat momen itu datang. Masih banyak balapan tersisa dalam kalender musim ini, dan tak terelakkan bahwa kita semua akan menghadapi masa-masa sulit. Dalam kejuaraan sehebat MotoGP, kesuksesan akan diraih oleh mereka yang paling mampu menjawab tantangan di setiap balapan. Ayo, Ducati!” pungkas Gigi Dall’Igna.

    Setelah 12 seri musim 2026, Ducati menempati peringkat 2 dalam klasemen konstruktor kalah 29 poin dari Aprilia. Sementara dalam klasemen pembalap, Marc Marquez menjadi pembalap dengan peringkat terbaik dengan menempati peringkat 4 unggul tipis setipis tissu hanya 1 poin atas Fabio Di Giannantonio yang berada di peringkat 5.

    Hasil Race MotoGP Inggris 2026
    Hasil Race MotoGP Inggris 2026

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini