Home Otomotif Nissan X-Trail dan Modalnya Melawan Rival Tahun 2026

    Nissan X-Trail dan Modalnya Melawan Rival Tahun 2026

    Nissan X-Trail e-Power Barbados
    Nissan X-Trail e-Power

    RiderTua.com – Nissan sebenarnya punya modal untuk melawan Honda CR-V dkk di segmen medium SUV di Indonesia, yaitu dengan X-Trail. Memang mereka terlambat merilis model generasi terbarunya, tapi setidaknya mereka merilisnya belakangan daripada tidak dijual sama sekali.

    Daftar Isi

    X-Trail Tetap Diunggulkannya di Segmen Medium SUV

    Dari beberapa model yang dijual, Nissan X-Trail menjadi model yang masih bertahan sampai sekarang di Indonesia. X-Trail sudah menjadi lawannya Honda CR-V selama lebih dari satu dekade, dan saat itu keduanya masih dirakit lokal untuk memenuhi permintaan di pasarnya. Terlebih penjualannya juga cukup bagus, membuat persaingan keduanya berjalan cukup seru, setidaknya sampai memasuki tahun 2020-an.

    Honda CR-V Malaysia
    Honda CR-V

    Dengan banyaknya model yang dijual di segmen medium SUV, baik X-Trail maupun CR-V harus berhadapan dengan rival baru yang berdatangan ke sini. Belum lagi sejak Honda menghadirkan model generasi terbarunya CR-V di Indonesia, mereka tidak lagi merakit model barunya tersebut dan diimpor langsung dari Thailand. Tentu tidak mengherankan mengapa harganya nyaris tembus Rp 1 miliar, bahkan untuk mobil seperti ini sudah dianggap terlalu mahal.

    Sementara Nissan X-Trail tiba-tiba lenyap begitu saja dari segmennya tanpa peringatan apapun, sebelum mereka membawanya kembali sejak tahun lalu. Karena modelnya juga diimpor CBU dari luar negeri, alhasil X-Trail menjadi setara dengan CR-V, apalagi keduanya sama-sama mengusung mesin hybrid. Walau teknologi e-Power yang diusung Nissan disebut punya cara kerja lebih mirip dengan mobil listrik.

    Nissan X-Trail e-Power e-4ORCE Indonesia
    Nissan X-Trail e-Power e-4ORCE

    Varian e-4ORCE

    Tentu varian e-Power dan model generasi barunya ini menjadi modal baginya untuk melawan balik CR-V dkk. Terlebih dengan sejumlah keunggulan lain yang dibawanya seperti kelengkapan fitur hingga performanya juga menjadi alasan mengapa mereka mempertahankan modelnya di Indonesia. Tapi agar X-Trail bisa menahan gempuran kompetitor di segmennya di tahun ini, Nissan membawa varian e-4ORCE beberapa hari lalu yang diluncurkan di GIIAS 2026.

    Yang membuatnya berbeda dari model standarnya yaitu penggerak semua roda atau AWD e-4ORCE, dan ini bisa memberikan performa maksimal tapi tetap memberi sensasi ala mobil listrik. Terlebih penggerak AWD sangat diandalkan bagi mobil SUV seperti X-Trail, karena ini bisa membantunya melalui berbagai medan jalan, baik itu jalanan aspal maupun off-road. Termasuk melalui jalanan licin akibat hujan atau semacamnya, serta melalui tanjakan dan turunan.

    Nissan X-Trail e-Power e-4ORCE Indonesia
    Nissan X-Trail e-Power e-4ORCE

    Performa Maksimal

    Ini juga membantu mobil menghasilkan performa lebih tinggi ketimbang penggerak roda depan atau belakang (FWD dan RWD). e-4ORCE memakai dua motor listrik, dengan motor listrik depan bisa menghasilkan tenaga sebesar 203 PS dan motor belakang 135 PS. Dengan ini, akselerasi 0-100 km/jam bisa dilibas dalam waktu 7,2 detik saja, dan ini sudah cukup cepat untuk medium SUV seperti X-Trail.

    Tidak hanya e-4ORCE, Nissan X-Trail juga kebagian e-Pedal 2.0 yang memungkinkan penggunanya mengatur akselerasi dan deselerasi menggunakan satu pedal saja. Tentu ini memudahkan pengemudi ketika berada di tengah kemacetan dan memakai fitur stop-and-go, apalagi pengoperasiannya cukup praktis. Semua ini menghasilkan mobil yang mudah dioperasikan dan dibawa kemana saja, apapun kondisi maupun medan jalannya.

    Nissan X-Trail e-Power e-4ORCE Thailand
    Nissan X-Trail e-Power e-4ORCE

    Dengan harga Rp 795 juta, X-Trail e-Power punya cukup modal untuk menghadang kompetitor di segmen medium SUV yang kini semakin ramai dengan banyaknya pesaing baru. Belum lagi model dari merek asal China yang semakin menjadi-jadi dan membawa lebih banyak pilihan ramah lingkungan, entah itu listrik maupun PHEV, dan tidak sedikit diantaranya dibanderol lebih terjangkau. Tentu ini membuat Nissan harus lebih cerdik untuk menghadapi rivalnya tersebut, terlebih banderol X-Trail sudah tidak dianggap sebagai mobil murah lagi.

    Walau begitu, Nissan X-Trail masih menjadi primadona di pasar mobil SUV di Indonesia, apalagi di tengah ketatnya persaingan. Mereka akan terus menghadirkan yang terbaik bagi konsumennya, baik itu memberikan pelayanan maupun membawa mobil baru ke sini, entah itu model SUV atau jenis lainnya.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini