Nicolo Bulega Tak Terbendung di World Ducati Week 2026, Bagnaia Mengejutkan, Marc Marquez Masih Menahan Diri..
RiderTua.com – Sirkuit Misano kembali riuh oleh pesta para pencinta Ducati. Lewat gelaran World Ducati Week (WDW) 2026, para pembalap dari ajang MotoGP sampai World Superbike ngumpul bareng di satu lintasan untuk jalani sesi kualifikasi Lenovo Race of Champions. Di tengah kepungan nama-nama besar tersebut, pembalap WorldSBK, Nicolo Bulega, justru tampil paling dominan dan sukses amankan pole position.
▶Daftar Isi
Nicolo Bulega Kuasai Kualifikasi Race of Champions WDW 2026, Marquez Hanya Posisi ke-12
Bulega catatkan waktu terbaik 1 menit 34,386 detik, memastikan dirinya jadi pembalap tercepat pada sesi kualifikasi yang digelar Sabtu. Hasil itu tempatkan doi di posisi terdepan untuk balapan Race of Champions yang akan berlangsung pada Minggu, sekaligus tegaskan performa impresifnya sepanjang musim World Superbike 2026.

Ajang World Ducati Week tahun ini memang memiliki makna yang lebih istimewa. Selain menjadi tradisi yang selalu dinantikan para penggemar pabrikan Borgo Panigale, edisi kali ini juga menjadi bagian dari perayaan 100 tahun Ducati. Seluruh pembalap yang pernah membela pabrikan Italia tersebut turun ke lintasan gunakan Panigale V4 Tricolore yang disiapkan khusus dengan livery balap eksklusif untuk acara tersebut.
Sejak sesi dimulai, persaingan langsung berlangsung ketat. Alberto Surra sempat jadi pembalap pertama yang memimpin catatan waktu, diikuti Fabio Di Giannantonio dan Bulega. Namun, posisi tersebut tak bertahan lama karena perubahan waktu terbaik terus terjadi hampir di setiap putaran.
Pecco Bagnaia kemudian mulai tunjukkan kecepatannya dengan naik ke posisi kedua, sementara Lorenzo Baldassarri ikut meramaikan persaingan setelah catatkan waktu 1 menit 35,206 detik yang sempat membawanya ke puncak klasemen sementara.

Namun situasi berubah ketika sesi memasuki 17 menit terakhir. Bulega berhasil membukukan waktu 1 menit 34,943 detik untuk merebut posisi teratas. Tak berhenti sampai di situ, ia kembali mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 34,386 detik, unggul 68 milidetik atas Baldassarri dan 228 milidetik dari Bagnaia.
Menariknya, keunggulan Bulega bukan hanya soal waktu putaran. Bagnaia sebenarnya sempat unggul cukup jauh pada dua sektor awal lintasan. Akan tetapi, pembalap Italia itu kehilangan banyak waktu di sektor terakhir, sementara Bulega justru tampil sangat kuat di bagian akhir sirkuit sehingga mampu kunci pole position.
Marc Marquez Santai..
Sementara itu, Marc Marquez jalani sesi ini dengan pendekatan yang jauh lebih santai. Juara dunia MotoGP tersebut bahkan baru keluar dari pit lane ketika waktu tersisa sekitar 14 menit sebelum sesi berakhir. Saat sebagian besar rivalnya sudah mencatat beberapa putaran cepat, Marquez baru memulai lap pertamanya.

Pada percobaan awal, pembalap Ducati Lenovo Team itu hanya tempati posisi ke-14, tepat berada di belakang test rider Ducati, Michele Pirro. Seiring berjalannya waktu, Marquez memang mampu memperbaiki catatan waktunya secara bertahap, tetapi tak pernah benar-benar memaksakan diri mengejar posisi depan.
Hingga sesi berakhir, Marquez harus puas berada di posisi ke-12. Ia akan memulai Race of Champions dari barisan keempat, tepat di belakang Hafizh Syahrin dan Álvaro Bautista.
Pendekatan yang diambil Marquez bukan tanpa alasan. Race of Champions merupakan ajang hiburan sekaligus perayaan bagi keluarga besar Ducati, sehingga para pembalap memang tak memiliki kepentingan untuk ambil risiko berlebihan. Terlebih, akhir pekan berikutnya kalender balap langsung berlanjut dengan seri MotoGP di Sachsenring dan putaran World Superbike di Donington Park.
Kondisi fisik Marquez juga disebut belum sepenuhnya pulih, sehingga tak ada alasan baginya untuk memaksakan motor hingga batas maksimal dalam sebuah event non-kejuaraan.
Hasil Kualifikasi Race of Champions WDW 2026
| Pos | Pembalap | Negara | Tim | Motor | Waktu | Top Speed |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Nicolò Bulega | ITA | Aruba.it Racing Ducati | Panigale V4 | 1’34.386 | 262,8 km/j |
| 2 | Lorenzo Baldassarri | ITA | Pata Go Eleven | Panigale V4 | 1’34.454 | 261,5 km/j |
| 3 | Francesco Bagnaia | ITA | Ducati Lenovo Team | Panigale V4 | 1’34.614 | 262,8 km/j |
| 4 | Yari Montella | ITA | Barni Spark Racing Team | Panigale V4 | 1’34.862 | 262,8 km/j |
| 5 | Alberto Surra | ITA | Team Motocorsa Racing | Panigale V4 | 1’35.230 | 261,5 km/j |
| 6 | Franco Morbidelli | ITA | Pertamina Enduro VR46 Racing Team | Panigale V4 | 1’35.281 | 260,2 km/j |
| 7 | Fabio Di Giannantonio | ITA | Pertamina Enduro VR46 Racing Team | Panigale V4 | 1’35.437 | 261,5 km/j |
| 8 | Thomas Bridewell | GBR | Superbike Advocates | Panigale V4 | 1’35.669 | 259,0 km/j |
| 9 | Michele Pirro | ITA | Ducati Lenovo Team | Panigale V4 | 1’36.081 | 261,5 km/j |
| 10 | Hafizh Syahrin | MAS | Panigale V4 Tricolore | Panigale V4 | 1’36.155 | 260,2 km/j |
| 11 | Álvaro Bautista | ESP | Barni Spark Racing Team | Panigale V4 | 1’36.606 | 264,7 km/j |
| 12 | Marc Márquez | ESP | Ducati Lenovo Team | Panigale V4 | 1’36.625 | 262,8 km/j |
| 13 | Tarran Mackenzie | GBR | MGM Performance | Panigale V4 | 1’36.664 | 260,9 km/j |
| 14 | Leopold Tulovic | GER | Panigale V4 Tricolore | Panigale V4 | 1’36.923 | 265,4 km/j |
| 15 | PJ Jacobsen | USA | Panigale V4 Tricolore | Panigale V4 | 1’37.617 | 258,4 km/j |
| 16 | Josh Waters | AUS | Panigale V4 Tricolore | Panigale V4 | 1’38.230 | 257,8 km/j |
.
Di sisi lain, Bagnaia sempat memperlihatkan peningkatan signifikan pada menit-menit terakhir. Pembalap tuan rumah itu melompat dari posisi ketujuh ke urutan ketiga tepat sebelum sesi berakhir, memastikan dirinya mengisi baris terdepan bersama Bulega dan Baldassarri.
Baris kedua akan ditempati Yari Montella, Alberto Surra, dan Franco Morbidelli. Sementara Fabio Di Giannantonio memimpin baris ketiga bersama Thomas Bridewell serta Michele Pirro.
Hasil tersebut juga menghadirkan fakta menarik. Empat pembalap World Superbike berhasil tembus enam besar, memperlihatkan bahwa para rider yang setiap pekan mengendarai Panigale V4 di kejuaraan produksi massal mampu bersaing, bahkan mengungguli sebagian besar pembalap MotoGP dalam sesi kualifikasi ini.
Intinya, walaupun Race of Champions ini enggak memperebutkan poin kejuaraan sama sekali, hasil kualifikasinya tetap saja jadi sorotan utama. Jelas saja, kapan lagi bisa melihat para pembalap Ducati dari berbagai kompetisi berbeda tarung langsung di satu lintasan dengan motor yang sama persis. Pada akhirnya, sesi kali ini jadi panggungnya Bulega yang sukses tampil paling bersinar di Misano. Sementara itu, Bagnaia menguntit di baris depan, dan Marquez memilih main aman demi menjaga kondisi fisiknya sebelum kembali fokus ke balapan yang sesungguhnya.
Nicolo Bulega Kuasai Kualifikasi Race of Champions WDW 2026, Marquez Hanya Posisi ke-12














