Home Otomotif XPeng GX Laris Manis di China, Bisa Dijual di Indonesia Tahun 2027?

    XPeng GX Laris Manis di China, Bisa Dijual di Indonesia Tahun 2027?

    XPeng GX CnEVPost
    XPeng GX CnEVPost

    RiderTua.com – XPeng sebenarnya punya banyak model yang dijual di kampung halamannya, dan GX menjadi salah satu diantaranya. Mobil SUV premium ini jadi sorotan karena terjual 24 ribu unit dalam sehari di China, dan kelihatannya modelnya cocok dijual di Indonesia.

    Daftar Isi

    GX Laku 24 Ribu Unit di China, Bakal Dijual di Pasar Global?

    Memang XPeng GX terbilang baru di pasarnya, tapi modelnya menjadi sorotan karena mengusung desain yang begitu modern. Dengan atap model floating, gagang pintu dibuat tersembunyi, pelek multi-spoke, sampai lampu depan-belakang yang tipis memberikan kesan simpel nan futuristik. Terlihat cocok untuk mobil SUV yang punya desain mengotak seperti ini, apalagi dijual sebagai mobil mewah.

    XPeng GX CnEVPost

    XPeng GX CnEVPostUkuran GX yang begitu bongsor juga memberikannya ruang kabin cukup lega, dan kesan mewahnya semakin terasa pada bagian interior-nya. Perpaduan warna beige dan hitam pada kabinnya terlihat cukup apik, dan dasbornya disematkan headunit berukuran lumayan besar serta setir kemudi dua palang. Kalau diperhatikan, nyaris tidak ada tombol fisik yang disediakan, dan ini berarti hampir semua fitur mobil dijalankan melalui headunit-nya.

    Meski menawarkan pilihan listrik murni atau BEV, XPeng GX juga menawarkan EREV (extended-range electric vehicle). Untuk pilihan BEV dengan penggerak AWD memakai dua motor listrik bertenaga 577 dk dan baterai 110 kWh, sementara penggerak RWD punya satu motor listrik 362 dk dan baterai 91,9 kWh. Masing-masing varian punya jarak tempuh 750 km dan 665 km, cukup jauh untuk menempuh perjalanan ke luar kota dalam sekali isi daya sampai penuh.

    XPeng GX Car News China
    XPeng GX Car News China

    Varian EREV

    Sementara varian EREV mengandalkan mesin bensin 1.500 cc dan dua motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga gabungan sebesar 497 dk. Dengan baterai 63,3 kWh, total jarak tempuh yang bisa ditempuh mencapai 1.585 km, dan 430 km menggunakan tenaga dari penggerak listriknya. Ini sudah cukup jauh untuk mobil SUV bongsor seperti XPeng GX, walau jarak tempuhnya juga tergantung dari gaya berkendara penggunanya.

    Soal harganya, delapan varian XPeng GX dibanderol mulai dari Rp 730 juta sampai Rp 930 jutaan. Mungkin kelihatannya harga ini cukup terjangkau untuk mobil mewah seperti GX, tapi harga ini hanya berlaku untuk model yang dijual di China. Belum lagi kalau GX didatangkan dalam bentuk CBU, banderol yang dipatok bisa lebih mahal ketimbang harga aslinya di kampung halamannya.

    XPeng GX EV Central
    XPeng GX EV Central

    Punya Potensi di Indonesia?

    Sementara di Indonesia, XPeng sepertinya tertarik untuk membawa GX ke sini, asalkan kalau ada versi setir kanannya. Apalagi permintaan mobilnya tidak terlalu tinggi karena masih terhitung sebagai merek baru, sehingga mereka baru menjual dua model saja untuk sekarang. Mereka harus menunggu sampai pihak prinsipal memutuskan untuk mengekspor model GX ke luar negeri dan menyediakan versi setir kanan.

    Selain GX, P7 juga disebut menjadi calon mobil baru lainnya dari XPeng di Indonesia, walau untuk model ini cukup sulit untuk diputuskan. Sebab tidak seperti pasar SUV yang punya banyak peminat, pasar mobil seperti P7 tidak terlalu ramai belakangan ini, kalaupun ada itupun berupa model premium. Tapi toh tidak ada salahnya kalau mereka mau menambah lebih banyak model yang ditawarkannya.

    XPeng GX CarsGuide
    XPeng GX CarsGuide

    G6 dan X9 baru saja mendapat penyegaran, masing-masing berupa varian AWD Performance dan facelift. Ini sudah memberikan pilihan lebih beragam serta tampilan lebih segar dari sebelumnya, apalagi dengan penjualannya yang baru mencapai ratusan unit hingga bulan Mei lalu. XPeng berharap mereka bisa meningkatkan penjualannya lebih jauh lagi setelah menghadirkan penyegaran untuk kedua mobilnya ini.

    Kalau GX nggak bisa dibawa ke sini, paling tidak mereka bisa membawa model SUV lainnya untuk melawan Toyota Land Cruiser dkk. Atau menyasar pasar yang belum banyak diisi oleh kompetitornya agar memperluas lini produk yang dijualnya. Walau GX kelihatannya cocok untuk ditempatkan di atas pasarnya G6 dan X9.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini