Home MotoGP Marc Marquez: Gravel di Assen Sangat Menyakitkan

    Marc Marquez: Gravel di Assen Sangat Menyakitkan

    Marc Marquez - Crash
    Marc Marquez - Crash

    RiderTua.com – Marc Marquez tampil tak seagresif biasanya dalam sprint race di Assen Sabtu sore. Start dari P7, juara dunia 9 kali itu hanya sibuk meladeni serangan yang dilancarkan rekan setimnya sendiri Pecco Bagnaia. Mereka berdua duel saling salip untuk berebut posisi. Hingga garis finis, dia tak mampu melancarkan serangan balik ke Pecco. Namun Pecco melakukan kesalahan menjelang garis finis. Ketika berusaha menyalip Jorge Martin, juara dunia MotoGP 2 kali itu melebar hingga melewati zona hijau.

    Di akhir balapan Pecco dihukum turun satu posisi karena melanggar track limit. Marquez yang awalnya finis ke-7 tepat dibelakangnya, kemudian naik ke posisi ke-6. “Karena Pecco melakukan kesalahan kecil di chicane terakhir, saya naik satu posisi lagi. Saya cukup puas dengan bagaimana kami menyelesaikan sprint race,” ujar rider Ducati Lenovo itu.

    Marc Marquez: Gravel di Assen Sangat Menyakitkan

    Dalam sesi kualifikasi Marc Marquez juga tampak tak menunjukkan performa terbaiknya. “Pagi ini kami mencoba untuk membuat kemajuan, tetapi sekali lagi kami tertinggal sekitar 7 atau 8 posisi, bersama dengan beberapa KTM, dan saya akhirnya menempati posisi ke-7,” jelasnya.

    Marc Marquez - Crash Assen 2026
    Marc Marquez – Crash Assen 2026

    Setelah menang di Hungaria dan Ceko, finis ke-6 dalam sprint race di Assen jelas merupakan kemunduran bagi Marquez. “Saya menyalakan ‘safety mode’. Di sirkuit ini kita harus benar-benar punya feel yang bagus dengan motor. Saya merasa tidak bisa memaksakan diri lebih jauh lagi. Bukan berarti saya balapan dengan buruk. Tetapi di beberapa area saya kehilangan terlalu banyak waktu dan merasa sangat tidak nyaman,” ungkap rider berusia 33 tahun itu.

    Sejak hari Jumat, Marquez sudah menegaskan bahwa yang patut diwaspadai dan membuatnya tidak begitu menyukai sirkuit Assen adalah gravelnya. “Saya cukup konsisten. Tetapi saya juga meninjau lagi semua kejadian tahun lalu dan juga melihat beberapa crash yang terjadi musim ini. Gravel di sini sangat menyakitkan, jadi kita harus berhati-hati,” tegas pemenang 101 balapan di semua kelas balap itu.

    Pada hari Jumat, adiknya Alex Marquez dan juga Fermin Aldeguer mengalami crash yang sangat keras di Assen. Akibat crash tersebut Alex kemudian melewatkan Q2, sementara Aldeguer mundur dari sisa balapan akhir pekan.

    Hasil Sprint Race MotoGP Belanda 2026 (Revisi)
    Hasil Sprint Race MotoGP Belanda 2026 (Revisi)

    Aprilia sangat mendominasi balapan akhir pekan MotoGP Belanda. Pada hari Jumat, Marco Bezzecchi menjadi yang tercepat baik dalam sesi FP1 maupun pra kualifikasi. Berkat Jorge Martin mereka meraih pole position. Pada sprint race, tim satelitnya Trackhouse Racing berhasil merayakan podium 1 dan 2, sementara tim pabrikannya finis ke-4 dan 5. Fabio Di Giannantonio kembali menyelamatkan muka Ducati dengan meraih podium setelah finis ke-3.

    “Kami sudah mengetahui keunggulan Aprilia. Trek di Assen yang dipenuhi tikungan cepat, sangat menguntungkan mereka. Kita harus melihat musim secara keseluruhan dengan 22 seri. Tapi khusus di sini, Aprilia lebih kuat ketimbang kami. Meski begitu Diggia dan Pecco melakukan pekerjaan yang luar biasa,” ujar Marquez.

    Apa rencana Marquez untuk race utama hari Minggu? “Saya akan pakai ban belakang medium, karena ban soft benar-benar tidak memungkinkan untuk digunakan, sama seperti hari ini. Saya akan mencoba finis di posisi ke-7 atau ke-8, itu saja. Saya akan memberikan 100 persen kemampuan saya, tetapi saat ini saya tidak bisa berbuat lebih banyak. Di sirkuit seperti ini kita harus menerimanya dan tidak boleh frustrasi, karena ini memang sudah saya perkirakan,” jawab juara dunia MotoGP 7 kali itu.

    Marc Marquez 2
    Marc Marquez

    Setelah pulih dari cedera dan memenangkan 2 balapan berturut-turut, kini Marquez kembali menjadi penantang utama dalam perebutan gelar dunia musim ini. “Kalau saya benar-benar berada dalam perebutan gelar, itu justru menjadi sebuah tekanan. Karena, saya tidak melakukan sesuatu yang berbeda. Hanya pembalap lain saja yang melakukan kesalahan. Saya memang memenangkan beberapa balapan, tetapi bagi saya itu semua sudah berakhir. Kalau nanti ada peluang, itu lebih baik. Tapi itulah fakta saya,” jelas putra Julia Marquez itu.

    Marquez menambahkan, “Akan ada beberapa trek yang bisa saya jalani dengan sangat baik. Tapi akan ada juga beberapa sirkuit di mana saya hanya ‘asal finis’. Di beberapa sirkuit, target saya memang hanya bertahan sampai finis. Meskipun pada akhirnya saya finis ke-7, 8, atau 10, atau bahkan lebih buruk lagi dari itu. Dan sirkuit Assen, tampaknya termasuk salah satunya.”

    Marc Marquez
    Marc Marquez

    Saat ini The Baby Alien bertahan di perongkat 4 dengan perolehan 144 poin atau tertinggal 42 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi (Aprilia) atau terpaut 20 poin dari Diggia yang berada di peringkat 3 sekaligus menjadi pembalap Ducati terbaik di klasemen.

    Apakah hanya kerikil (gravel) Assen saja yang menyakitkan om?… emang gravel di sirkuit yang lain tidak terasa…? 🤭

     

    Marc Marquez: Gravel di Assen Sangat Menyakitkan

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini