Home Moto3 Yamaha Bongkar Rahasia Moto3 2028, Bukan Mesin Tenere yang Dipakai, Ini Motor...

    Yamaha Bongkar Rahasia Moto3 2028, Bukan Mesin Tenere yang Dipakai, Ini Motor Balap Murni!

    Yamaha Moto3 2028
    Yamaha Moto3 2028

    RiderTua.com – Siapa sih yang gak heboh pas Yamaha resmi diumumkan bakal jadi pemasok tunggal Moto3 mulai musim 2028? Paddock MotoGP langsung geger, tapi begitu detail pertamanya mulai kelihatan, antusiasme para penggemar justru makin menjadi-jadi. Alasannya simpel banget, motor baru Moto3 nanti bukan cuma sekadar buat ngegantiin motor yang ada sekarang, tapi bener-bener sebuah revolusi.

    Gimana gak bikin penasaran, bayangin aja, motor Moto3 masa depan ini bakal dibekali tenaga yang hampir menyentuh 100 hp! Menariknya lagi, walaupun tenaganya makin galak, biaya operasionalnya justru diklaim bisa dipangkas sampai sekitar 50 persen dibandingin sama motor yang dipakai sekarang…uwirittt tenann.. !

    Yamaha Bongkar Rahasia Moto3 2028

    Tak heran jika kabar ini langsung menjadi salah satu topik paling hangat di Grand Prix Belanda di Assen.

    Mulai 2028, Yamaha akan menjadi pemasok tunggal motor untuk Kejuaraan Dunia Moto3. Kerja sama tersebut rencananya berlangsung hingga 2033 dan menjadi langkah besar yang diambil Dorna demi menciptakan kejuaraan yang lebih terjangkau serta lebih berfokus pada kemampuan pembalap.

    Meski demikian, satu pertanyaan langsung muncul di kalangan penggemar. Karena Yamaha menyebut akan menggunakan basis mesin CP2, banyak yang menduga motor Moto3 baru nantinya hanyalah motor jalan raya seperti Yamaha MT-07 atau Ténéré 700 yang dimodifikasi untuk balap.
    Spekulasi itu langsung dibantah oleh bos Yamaha Motor Racing, Paolo Pavesio.

    Paolo Pavesio - Yamaha
    Paolo Pavesio – Yamaha

    Menurutnya, Yamaha memang memulai proyek ini dengan mesin produksi sebagai dasar pengembangan. Mesin yang dipilih adalah CP2, mesin dua silinder 700 cc yang selama ini digunakan pada beberapa motor populer Yamaha. Namun, dari titik itu, pabrikan Jepang tersebut kemudian membangun sebuah prototipe balap sepenuhnya baru.

    Pavesio menegaskan bahwa publik tidak boleh membayangkan Moto3 masa depan sebagai motor Tenere yang dipasang fairing balap.

    Motor yang sedang dikembangkan Yamaha adalah motor prototipe murni. Mesin CP2 memang menjadi jantungnya, tetapi hampir seluruh komponennya telah didesain ulang agar mampu memenuhi kebutuhan kompetisi Grand Prix.

    Yamaha Tenere 700
    Yamaha Tenere 700

    Yamaha bahkan telah menyiapkan gearbox khusus balap dan menggunakan banyak material ringan seperti magnesium untuk memangkas bobot motor.

    Target yang mereka kejar pun cukup ambisius. Motor baru ini diproyeksikan memiliki rasio bobot dan tenaga yang lebih baik dibanding Moto3 saat ini, sekaligus mampu melaju lebih cepat di lintasan.

    Jika sebelumnya beredar kabar bahwa motor baru Moto3 akan menghasilkan tenaga sekitar 90 hingga 95 hp, Pavesio justru memberi petunjuk yang lebih mengejutkan. Menurutnya, angka tersebut bahkan bisa lebih tinggi dari 95 hp.

    Engine Yamaha Moto3 2028
    Engine Yamaha Moto3 2028

    Meski demikian, Yamaha tetap akan menentukan spesifikasi final berdasarkan hasil pengujian di lintasan. Mereka ingin mendapatkan performa yang dibutuhkan tanpa mengorbankan tujuan utama proyek ini, yakni menekan biaya.

    Bagi Dorna dan Yamaha, keseimbangan antara performa dan biaya menjadi kunci utama. Karena itulah, proyek Moto3 baru tidak hanya berfokus pada kecepatan, tetapi juga pada efisiensi. Dengan sistem baru ini, biaya yang dikeluarkan tim diharapkan bisa turun hingga setengah dari pengeluaran saat ini.

    Rumor lain yang juga beredar di internet menyebut Yamaha mungkin akan menggunakan sasis Yamaha R7 untuk menghemat biaya pengembangan. Namun, Pavesio kembali menepis anggapan tersebut. Ia menegaskan bahwa motor baru Moto3 ini tidak memiliki satu baut pun yang berasal dari motor produksi massal.

    Honda CB750 Hornet vs Yamaha MT-07
    Yamaha MT-07

    Menurutnya, sasis R7 sebagai motor jalan raya sama sekali tidak cocok dengan kebutuhan yang diinginkan Yamaha untuk proyek Moto3. Seluruh motor dikembangkan secara internal oleh Yamaha melalui kerja sama antara insinyur Jepang, Yamaha Motor Racing, serta pusat pengembangan Yamaha di Italia.

    Pavesio menyebut proyek ini dikerjakan oleh tim berisi para insinyur muda yang sengaja dibentuk agar bisa bekerja secara kreatif dan menghasilkan konsep baru yang benar-benar berbeda.

    Yang tak kalah menarik, format kompetisi Moto3 nanti juga akan jauh lebih ketat dibanding Moto2 saat ini. Jika sekarang tim masih bisa memilih beberapa komponen seperti rem, suspensi, atau sistem lain, pada era baru Moto3 nanti hampir seluruh komponen akan diseragamkan. Yamaha akan menjual motor dalam bentuk paket lengkap. Tim hanya diberi kebebasan memilih beberapa komponen kecil yang tidak berdampak langsung terhadap performa.

    Kesimpulannya, tujuan dari semua perubahan ini udah jelas banget, yaitu demi menciptakan kejuaraan yang jauh lebih setara. Jadi, faktor penentu utama di atas lintasan nanti bener-bener murni karena kemampuan si pembalap itu sendiri, bukan lagi soal seberapa gede dana yang dipunyai oleh sebuah tim.

    Intinya, dengan tenaga yang mendekati 100 hp, bobot yang ringan, biaya operasional yang lebih murah, plus konsep prototipe murni, kelas Moto3 mulai tahun 2028 tampaknya bakal menjelma jadi kategori balapan yang bener-bener beda total dari apa yang kita kenal selama ini… (rt)

    Resmi! Moto3 Tinggalkan Mesin 250 cc pada 2028, Yamaha Jadi Pemasok Tunggal Mesin 690 cc 90 HPResmi Moto3 Tinggalkan Mesin 250 cc pada 2028, Yamaha Jadi Pemasok Tunggal Mesin 690 cc 90 HP

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini