RiderTua.com – Setelah akhir pekan terberat dan tak terlupakan bagi Marco Bezzecchi di MotoGP Ceko di Brno, rider tim pabrikan Aprilia membukukan waktu tercepat dalam sesi pra kualifikasi Jumat sore di Assen. Dengan catatan waktu 1:31,123 menit dia hanya unggul tipis 0,177 detik atas sesama Aprilia Raul Fernandez.
Tahun lalu, Bezzecchi berhasil meraih 2 podium setelah finis ke-3 dalam sprint dan ke-2 dalam race utama di GP Belanda. Menilik dari hasil hari Jumat dimana dia juga menjadi yang tercepat di FP1 Jumat pagi, dia menjadi favorit untuk menang balapan di Assen.
Marco Bezzecchi: Begitu Pakai Helm dan Naik Motor, Saya Langsung Merasa Nyaman

Marco Bezzecchi tampak menonjol terutama di sektor terakhir. Apa yang membuatnya kuat di area itu? “Saya tidak tahu. Tentu saja motor kami sudah mengalami peningkatan. Selain itu saya juga mempelajari data dari tahun lalu dan mencoba memahami apa yang bisa saya lakukan secara berbeda kali ini. Tapi kami masih punya banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Untuk sementara hasilnya cukup bagus,” ujar rider berusia 27 tahun itu.
MarcoBezz melanjutkan, “Aprilia mengalami sedikit peningkatan di semua area. Kami berhasil membuat beberapa kemajuan, terutama dengan elektronik. Stabilitas masih menjadi masalah terbesar kami. Motor kami banyak bergerak atau bergoyang saat dikendarai. Tetapi di tikungan panjang dan lebar, motor ini bekerja dengan sangat baik. Itu memang kelebihan yang dimiliki motor ini dan kami mampu mempertahankan karakter tersebut.”
Seperti yang diketahui, hole-shot device mulai dilarang digunakan di motor MotoGP mulai GP Belanda akhir pekan ini. Untuk itulah, para pembalap sudah tidak menggunakan perangkat tersebut saat melakukan latihan start pada hari Jumat. Apa yang diraaakan Bezzecchi? “Semoga hasilnya tetap bagus. Tentu saja rasanya berbeda. Kami harus beradaptasi dengan situasi ini dalam beberapa balapan mendatang. Saya mulai menggunakan perangkat depan ini sejak 2022. Jadi situasi saya berbeda dibandingkan Marc Marquez atau pembalap lain yang sudah balapan di MotoGP, sebelum perangkat ini digunakan secara luas,” ungkap rider asal Rimini Italia itu.

Tanpa hole-shot device, kini dampaknya pasti akan sangat terasa saat start. “Kami pasti akan lebih lambat saat memasuki tikungan pertama, karena akselerasi saat start juga lebih lambat. Pada saat yang sama, motor menjadi lebih rentan melakukan wheelie. Namun kami baru benar-benar tahu seperti apa pengaruhnya, saat sprint race Sabtu sore,” tegas rider berjuluk Simply The Bezz itu.
Bezzecchi mengaku puas dengan hasil yang diraih Aprilia pada hari pertama di Assen, dimana 4 pembalapnya semuanya lolos langsung ke Q2. Ai Ogura menempati posisi ke-4 dan Jorge Martin ke-9 pada sesi pra kualifikasi. “Ini adalah hari yang sangat baik. Saya merasa senang di atas motor, dan saya menikmati balapan. Ini adalah trek yang sangat saya sukai,” ujar putra Vito Bezzecchi itu.
Setelah akhir pekan yang berat di Brno, apakah kini Bezz merasa bebas dan percaya diri lagi? “Ya. Begitu saya memakai helm lalu naik motor, saya langsung merasa sangat nyaman dan jauh lebih baik,” pungkas Bezzecchi yang saat ini memimpin klasemen dengan mengumpulkan 140 poin dan hanya unggul tipis 8 poin atas rekan setimnya Martin.







